ADVKerinci

Sebanyak 560 Mahasiswa IAIN Kerinci Ikuti Pembekalan PPL

Kerincitime.co.id, Kerinci – 560 Mahasiswa Jurusan Tarbiyah IAIN Kerinci Pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), yang merupakan media bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan dasar profesi.

PPL diaplikasikan dalam bentuk praktik mengajar dan kegiatan edukasional lainnya di lembaga sekolah. Sebelum pelaksanaan PPL di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, pada hari sabtu, (28/01) sebanyak 560 mahasiswa semester 7 mengikuti Pembekalan PPL yang berlangsung di Auditorium Kampus I IAIN Kerinci.

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun yang diselenggarakan untuk memberikan pengetahuan kepada para mahasiswa yang akan mengikuti PPL. Pelepasan mahasiswa yang ikut serta PPL akan dilaksanakan pada Hari selasa taggal 31 Januari 2016 selama dua bulan, yang bertempat di 38 sekolah yang ada di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Sebagai pemateri dalam pembekalan adalah Dr. Dairabi, M.Ed, Aridem Pintoni, M.Pd dan Eko Sujadi, M.Pd.

Baca juga:  Paripurna DPRD Sepi, Diduga Protes Anggaran Kabinet Adi-Ami Banyak untuk Kerinci Mudik

Drs. Bahrum M.Ag. Wakil Rektor I IAIN Kerinci yang mewakili Rektor Dr. Y. Sonafist, M.Ag dalam sambutanya berharap kegiatan pembekalan PPL ini dapat meningkatkan kualitas dan wawasan pengetahuan mahasiswa tentang PPL dan nantinya juga dapat diimplementasikan di lokasi PPL masing-masing.

Salah satu peserta Pembekalan PPL, Randi Septian Ikhsan menuturkan, pembekalan ini baik untuk kesiapan peserta di lapangan. “ Banyak bekal yang diberikan agar praktik di lapangan berjalan lancar. Materinya bagus, motivasi diri bertambah, dan tentu saja informasi mengenai PPL semakin jelas ”, Tutur mahasiwa ini. (soraklintera)

 

Related Articles

Berikan Komentar Anda :

avatar
  
smilegrinwinkmrgreenneutraltwistedarrowshockunamusedcooleviloopsrazzrollcryeeklolmadsadexclamationquestionideahmmbegwhewchucklesillyenvyshutmouth
  Subscribe  
Notify of
Back to top button

Dapatkan Berita Update "KERINCI TIME" Terbaru Setiap Harinya

Close
Close