HukumJambi

SidangPerdana, KPU Bantah Pengaduan Pelapor

Kerinci Time ,- Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) hari ini, Kamis (30/1)   menggelar sidang perdana atas dugaan pelanggaran kode etik penyelenggaraan Pemilu yang diduga dilakukan oleh ketua dan anggota KPU Provinsi Jambi.Bertindak selaku ketua majelis Nur Hidayat Sardini dan anggota majelis Valina Singka Subekti serta Saut H Sirait.

Ada pun pokok aduannya yakni para Teradu disangkakan telah melanggar kode etik yang mana teradu I yakni, HM Subhan dan M Sanusidi nilai tidak netral.Mereka diduga telah meloloskan calon anggota DPD RI dengan mengintruksikan kepada jajaran KPU kabupaten/kota untuk mengumpulkan KTP sebagai dukungan kepada Muhammad Yasir Arafat sebagai calon DPD RI Dapil Jambi untuk Pemilu 2014.

Baca juga:  Kejaksaan Geledah Kantor Bencal Kerinci

Subhan membantah bahwa dirinya bersama teradu II (M.Sanusi,red) memberikan instruksi sebagaimana disangkakan pengadu.

“Saat verifikasi calon anggota DPD RI menjabat sebagai komisioner KPU Kabupaten Bungo yang secara hirarkis sangat tidak beralasan apabilaTeradu I (HM. Subhan) mengintruksikan jajaran KPU Kabupaten/Kota untuk mengumpulkan KTP sebagai dukungan Muhammad Yasir Arafat Dapil Jambi, karena sejajar dengan kedudukan para komisioner KPU kabupaten/kota se-Provinsi Jambi,” jelas Subhan saat sidang. Bantahan serupa juga disampaikan olehTeradu II yakni M. Sanusi..

Adapun teradu III yakni Desi Arianto bahwa Teradu telah melakukan rangkap jabatan sebagai pendamping manajemen ‘Sejusade’ (SeratusJutaSatuDesa) yang merupakan program Bupati terpilih Kabupaten Sarolangun.

SedangkankepadaTeradu IV (NuraidaFitriHabi), Pengadu menduga melakukan pembiaran terhadap suaminya yang juga pengurus Partai Gerindra Provinsi Jambi terlibat dalam kegiatan penyelenggaran pemilu dengan menjadi kuasa hukum KPU Provinsi Jambi dalambeberapasengketaPemilukada. KepadaTeradu V, Pengadu menduga telah secara bersama-sama telah meloloskan KPU Kabupaten/Kota Sarolangun yang mempunyai identitas ganda

Baca juga:  Kasus Korupsi Alkes Rizaldi Bos PT Raziyan Anugrah Farma Dituntut 18 Bulan Penjara

Sementara itu, Ilhammi kuasa hukum LSM Forum Pemantau Anggaran kepada jambiglobal mengatakan dalam sidang perdana ini pihak teradu membantah semua pengaduan dari pihaknya,”Ya, teradu membantah semua delik aduan kita,”katanya via telepon,Kamis (30/1)

“Untuk sidang selanjutnya nanti kami akan menghadirkan saksi-saksi karena pada sidang kali ini hanya mendengarkan keterangan pihak teradu,: pungkasnya.
Berita Dikirim Oleh : Jambiglobal.com (JG)
Editor : angga maulana

 

Related Articles

Berikan Komentar Anda :

avatar
  
smilegrinwinkmrgreenneutraltwistedarrowshockunamusedcooleviloopsrazzrollcryeeklolmadsadexclamationquestionideahmmbegwhewchucklesillyenvyshutmouth
  Subscribe  
Notify of
Back to top button

Dapatkan Berita Update "KERINCI TIME" Terbaru Setiap Harinya

Close
Close