BPBD Sungai Penuh Dinilai Tidak Transparan, Terkiat Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru

Kerincitime.co.id, Beirta Sungai Penuh – Sepanjang tahun 2018 pasca terjadinya kebakaran pasar baru Sungai Penuh hingga berita ini di turunkan minggu 23 Desember 2018 masih banyak kejanggalan yang terjadi dalam proses pendataan calon penerima bantuan korban kebakaran yang terjadi januari lalu.
Buktinya masih ada korban yang tidak termasuk dalam data penerima bantuan. Hal tersebut di sampaikan langsung oleh Tomi salah seorang korban kebakaran di Pasar Baru Sungai Penuh.
“BPBD sama sekali tidak transparan terkait dengan data tersebut, bahkan BPBD tidak pernah mempubliskan siapa saja penerima bantuan selama ini yakni sepanjang tahun 2018, parahnya lagi sebanyak 103 data awal penerima bantuan ada korban yang rumahnya habis terbakar tapi tidak termasuk dalam penerima bantuan, saya bisa buktikan itu, dan lebih parah lagi ada dua orang korban yang meninggal dunia termasuk dua orang korban luka – luka sama sekali tidak termasuk dalam data penerima bantuan tersebut, saya heran dengan ini semua” ungkap Tomi.
Abrar Dani Kadis BPBD Kota Sungai Penuh saat di konfirmasi via ponsel Jumat 21/12/2018 mengatakan bahwa tahapan pencairan dana bantuan sudah mencapai 90 persen dan dana bantuan di pastikan cair akhir Bulan Desember 2018 ini.
Saat di tanyakan siapa saja dan berapa jumlah orang yang akan menerima bantuan Abrar Dani belum bisa memastikan secara pasti jumlah penerima tersebut, di karenakan masih ada nama yang akan dikurangi.
“di data tersebut ada dalam satu rumah dua penerima bantuan, hal seperti ini lah yang kami kondisikan” ungkapnya.
Penulis : Soni Yoner