HOT NEWSHukumKerinci

Wahhhh… Banyak Desa Di Kerinci Diduga Selewengkan Dana Desa

Berita Kerinci, Kerincitime.co.id – Diduga banyak desa yang ada di kabupaten kerinci melakukan penyelewengan dana desa. Buktinya Penggunaan Dana Desa banyak dilaporkan masyarakat. Bebagai indikasi dilakukan oleh kepala Desa dalam penggunaan dana desa tahun 2015.

Seperti Kades tangkil Budi Sail Rusianto di demo warga sabtu 2/4 sekitat pukul 17.30 wib. Lantaran dugaan dana desa sebesar 108 jt tidak di salurkan, sehingga Ketua BPD khairul soleh sekretaris BPD ardianto beserta warga meminta kejelasan realisasi dana desa tersebut.

Permasalahan dana desa tangkil sudah dilaporkan ke kejaksaan, polres, Bupati, pemdes dan inspektorat namun sampai saat ini belum ada respon maupun tindakan. Jumlah dana desa tahap 1 dan 2 adalah 216 jt.

Baca juga:  BPK Diminta Audit Material Proyek Jalan Sungai Dedap – Danau Tinggi

Bahkan masyarakat bersama BPD Desa Tambak Tinggi, Kecamatan Depati VI juga sudah melaporkn Kades Ke Kajari Sungai Penuh, karena perbedaan sisa dana dan dugaan transfer dana desa ke rekening pribadi.

Seperti dilansir Tribun Jambi bahwa Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), Adli mengakui dari BPMPD dan Inspektorat yang termasuk tim pengawasan dan pembinaan menerima banyak aduan. Ia mengatakan terdapat sekitar 21 desa di kabupaten kerinci yang dilaporkan masyarakat dan BPD setempat. Ia menyebutkan paling banyak aduan yang diterima masalah keuangan danandesa atau berupa pembangunan fisik, selain itu soal administrasi.

Hingga saat ini, jelasnya, tim yang dipimpin inspektorat turun ke lapangan mlakukan pengecekan dan menindaklanjuti laporan itu inapektorat melakukan proses delik. Bila permsalahan yang sifatnya administrasi akan dilakukan pembinaan, sedangkan yang terkait keuangan akan diproses sesuai hukum. “kita bersama inspektorat dan tim secara teknis turun kelapngan. dan hasil dibahas ditingkat kabupaten,” ujarnya.

Baca juga:  Musashi DPO Kejati Jambi Berhasil Diamankan Tim Tabur

Sementara Kepala Inspektorat Kerinci, Zainal Efendi mengakui pihaknya telah menerima sejumlah laporan pemggunaan dana desa. Terutama dari empat desa terkait dugaan penyelewengan dana desa yang dilaporkan oleh BPD ke Inspektorat Kerinci. Hanya saja ia belum memgetahui laporan hasil pengecekan dilapangan. Sebab tim belum selesai melakukan pengawasan. “Pengecekan pelaksanaan proyek dana desa ini akan berakhir bulan ini paling lambat, setelah baru kita ketahui,” jelasnya.

Dia menyebutkan empat temuan di 2015 yang di duga melakukan penyelewengan dana desa, berada di Kecamatan Siulak dan Air Hangat Timur, serta Batang Merangin, Depati VII. Bahkan juga dari aduan ada dari Kecamatan danau kerinci. “Ada di beberapa kecamatan yakni Siulak, Air Hangat Timur. Kasusnya ada sekitar empat,” katanya.

Baca juga:  Pleno KPU, Haris - Sani Resmi Ditetapkan Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jambi

Ia menambah beberapa persoalan yang timbul hingga adanya laporan dugaan penyelewengan dana desa adanya masalaah tidak buat APBdes serta tidak sesuai dengan Rencangan Anggaran Pembangunan (RAP) yang di ajukan. “Dari kasus ini akan dilaporkan ke Bupati jika terbukti melakukan penyalahgunaan dana desa akan ada sangsi sesuai atauran penggunaan dana desa” tambahnya. (cr2)

Show More
Back to top button
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
>