HukumMuara Bulian

Warga Muara Bulian Gerebek Warung Remang-Remang

Kerincitime.co.id, Berita Muarabulian – Keberadaan warung remang-remang yang berada di RT 13 Desa Sungai Buluh, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari membuat resah warga di desa tersebut.

Pasalnya, dibeberapa warung tersebut diduga melakukan praktek prostitusi terselebung dengan kedok berjualan mie rebus. Sehingga membuat warga setempat nekat melakukan penggerebekan terhadap salah satu warung di desa mereka.

Alhasil dari aksi pengintaian yang sudah dilakukan selama Empat hari tersebut, warga mendapatkan pasangan muda-mudi yang diduga hendak melakukan praktek prostitusi di salah satu warung tersebut.

Hal tersebut dibenarkan Nur Hasanah saat dikonfirmasi oleh awak media terkait hal tersebut.

“Iya, kami warga sudah lama resah dengan aktivitas dengan warung tersebut, tapi selama ini kami tidak punya hak karna RT kami belum berpisah. Setelah pemekaran RT kami melakukan rapat untuk menanggulangi masalah ini,” kata warga RT 13 Nur Hasanah, Sabtu (16/11/2019) kemaren.

Baca juga:  Pembunuh Ibu dan Anak di Muaro Jambi Ditangkap Polisi

Dikatakan Nur, setelah dilakukan rapat akhirnya warga melakukan pengintaian terhadap warung tersebut selama 4 hari dan menemukan Dua pasang muda-mudi.

“Alhamdulillah, sekira pukul 12 malam waktu dilihat warga di warung milik fitri terdapat dua pasang muda-mudi yang ingin melakukan transaksi jual beli atau prostitusi, namun mereka belum sempat melakukan karena keduluan ditangkap pemuda dan warga,” terangnya.

Dilanjutkan Nur, setelah dilakukan penangkapan oleh pemuda dan warga, ke dua pasangan muda-mudi tersebut sekira pukul 03.00 wib langsung dibawa ke rumah pak RT untuk diamankan, dilansir Jambiseru.com media partner Kerincitime.co.id.

“Ke dua wanita yang bekerja di warung tersebut setelah ditangkap oleh warga, baru diketahui sebagai anak di bawah umur,” tuturnya.

Baca juga:  Wahyu Setiawan Resmi Diberhentikan dari Anggota KPU

Sementara itu, warga lainnya mengatakan, terkait hal tersebut sesuai dengan kesepakatan yang dilakukan dengan pihak desa dan lambaga adat akan dilakukan sidang adat.

“Akan disidang secara adat dulu bang,” pungkasnya. (Irw)

Tags

Related Articles

Berikan Komentar Anda :

avatar
  
smilegrinwinkmrgreenneutraltwistedarrowshockunamusedcooleviloopsrazzrollcryeeklolmadsadexclamationquestionideahmmbegwhewchucklesillyenvyshutmouth
  Subscribe  
Notify of
Back to top button

Dapatkan Berita Update "KERINCI TIME" Terbaru Setiap Harinya

Close
Close