HOT NEWSSungai Penuh

Acara Qurban FPPWD7 Menuai Pro dan Kontra Diantara Anggota

Defitra Eka Jaya (kiri) Fikar Azmi (kanan)

kerincitime.co.id – Berita Sungai Penuh , hari raya qurban merupakan hari raya yang wajib di laksanakan umat beragama muslim diseluruh dunia, yang menandakan bahwa mereka 1 aqidah dan 1 kepercayaan.

hal demikian juga tak luput dari  agenda rutin yang di lakukan Forum Pemuda Peduli Depati Nan Betujuh (FPPWD7) kota Sungai Penuh, yang ikut serta dalam melaksanakan qurban setiap tahunnya.

perlu di ingat bahwa tahun 2018 yang lalu FPPWD7 juga sudah ikut berqurban bersama masyarakat kota sungai penuh dengan menyembeli beberapa ekor hewan qurban.

tapi untuk qurban tahun ini agak sedikit berbeda dengan tahun yang lalu. sebab banyak isu simpang siur yang beredar terkait  pro dan kontra didalam menerima peserta qurban khususnya sumbangan qurban dari tokoh yang dianggap bersebrangan dengan FPPWD7.

Namun dari hasil wawancara awak Media ini melalui telpon seluler kepada DEJ ketua umum FPPWD7 , beliau mengatakan bahwa

terkait untuk ibadah forum terbuka bagi siapa saja, apalagi kesepakatan panitia qurban juga memutuskan hal yang sama. Ketua umum FPPWD7 menyambut baik dan berterima kasih kepada tokoh-tokoh yang mau ikut sebagai peserta qurban yang diselenggarakan oleh FPPWD7. ungkap Dej

Ditanyakan awak media ini, terkait DEJ  tidak melarang Fikar Azmi  untuk ikut berqurban di forum FPPWD7, padahal selama ini DEJ dan Pemerintahan Kota Sungai Penuh cukup terlihat berlawanan. yang mana Dej Selalu Memberikan kritikan pedas terhadap Wali kota maupun Ketua DPRD kota Sungai penuh hingga saat ini, bahkan pada tanggal 28/June/2019, uluran tangan Dej untuk pembangunan sekretariat kerapatan adat 6 Luhah sungai penuh, sempat tak di anggap oleh panitia halal bihalal kerapatan adat 6 Luhah Sungai Penuh yang mana kejadian ini melahirkan kekecewaan bagi ninik mamak lembaga adat 6 Luhah sungai penuh. lantas kenapa Dej mau menerima hewan qurban dari Fikar Azmi?

Baca juga:  Kejaksaan Geledah Kantor Bencal Kerinci

BACA :Halal Bihalal Pemkot Sungai Penuh, Tuai Kekecewaan Ninik Mamak 6 Luhah

Dej Menuturkan  “bahwa Allah SWT tidak membedakan siapapun untuk beribadah, masa saya sebagai ketua forum harus melarang? Nanti saya dianggap memiliki kewenangan yang melebihi Allah SWT”, lagian seluruh nama yg diapungkan untuk calon walikota juga ikut berqurban melalui forum ini, yaitu pak Zulhelmi, pak Pusri Amsy, Dr Meidrin, dan Dipo Ilham. jadi seharusnya tidak ada yang berpikir negatif terhadap acara qurban ini.
Pro dan kontra merupakan bagian dinamika didalam suatu organisasi. Dan anggota yang kontra adalah orang orang yang sangat saya hormati, hal itu menunjukkan bahwa organisasi itu hidup dan tidak kental unsur feodalisme.

jadi biarkan saja mengalir dan suatu saat semua akan memahami perbedaan tersebut bukanlah perpecahan namun sebagai pemerkaya dinamika pemikiran didalam forum itu sendiri. sambung DEJ.

salah satu ninik mamak tokoh adat yang namanya engan di sebutkan, pernah protes keras diacara halal bihalal 6 luhah yang dihadiri oleh Walikota 2 Periode Asafri Jaya Bakri  dan Fikar Azmi selaku ketua DPRD Kota Sungai Penuh, dimana salah satu agendanya adalah penggalangan dana untuk pembangunan sekretariat kerapatan adat 6 luhah sungai penuh,

Jadi pada saat itu sumbangan DEJ sebagai anak jantan seolah olah ditolak oleh panitia, ntah itu di karenakan unsur politik atau karena sumbangan pihak swasta anak jantan kami perantau yang lebih besar dari pejabat kota, sehingga merasa tersaingi ketika nama anak jantan kami Di gaungkan pada acara itu.sedangkan yang menyumbang pada saat itu orangnya banyak, sedangkan yang di sebutkan hanya Asafri Jaya Bakri  dan Fikar Azmi yang mana orang yang pada saat itu menyumbang adalah

Asafri Jaya Bakri dengan nominal Rp. 10.000.000-,

Fikar Azmi dengan nominal Rp. 10.000.000-,

Defitra Eka Jaya Dengan Nominal Rp. 15.000.000-,

mengumumkan nama bukan masalah pamer siapa yang besar siapa yang kecil, tetapi di umumkan di luhah ini , berati masyarakat daerah sini menjadi tau bahwa anak jantan kita juga ada yang bisa di andalkan dan di banggakan saat ini. jika tidak di gaungkan maka akan menimbulkan paradigma di masyarakat bahwa kita 6 luhah ini tidak ada anak jantan yang bisa di andalkan. jadi dengan sangat hormat sumbangan anak jantan kami lebih baik jangan di serahkan , yang artinya lebih baik kami tarik saja sumbangan itu.  ungkapnya

ditanyakan terkait soal sapi qurban dari Fikar Azmi di forum FPPWD7.?

Meskipun diperlakukan seperti kejadian yang kemaren, namun menurt saya DEJ selaku ketua FPPWD7 tidak ambil pusing dan tidak marah bahkan tidak ada dendam sama sekali dan itu terbukti diterimanya qurban satu ekor sapi di acara qurban yang diadakan oleh organisasi yang dipimpin oleh DEJ selaku ketua umum FPPWD7.
Disini kita lihat kematangan emosi dan jiwa kepemimpinan seorang DEJ yg memang sudah berpengalaman dalam memimpin organisasi maupun perusahaan. Sayang sekali DEJ tidak berminat mencalonkan diri sebagai walikota, padahal semua syarat sudah terpenuhi bahkan jauh lebih baik dari fikar sendiri . tutup ninik mamak.

perlu di ketahu bahwa sampai saat ini hewan qurban yang meliputi sapi dan kambing dari forum FPPWD7 sudah terkumpul sebanyak :

  • SAPI 5 EKOR
  • KAMBING 1 EKOR
Baca juga:  Ternyata Pemerintah Daerah Menjadi Biang Kerok Susahnya Angkat Honorer Jadi PNS

(ang)

Tags

Related Articles

Berikan Komentar Anda :

avatar
  
smilegrinwinkmrgreenneutraltwistedarrowshockunamusedcooleviloopsrazzrollcryeeklolmadsadexclamationquestionideahmmbegwhewchucklesillyenvyshutmouth
  Subscribe  
Notify of
Back to top button

Dapatkan Berita Update "KERINCI TIME" Terbaru Setiap Harinya

Close
Close