HukumJambi

Ada Beberapa Temuan Penting Dari Autosi Bocah 4 Tahun di Jambi

Kerincitime.co.id, Berita Jambi – Autopsi Keyla Septa Saputri Ayu atau Keke telah selesai dilakukan Selasa (26/7) malam lalu.

Proses autopsi oleh tim RSU Abdul Manap yang memeriksa Keke juga telah membuahkan hasil.

Dokter Forensik, Erni Handayani Situmorang mengatakan ada beberapa temuan penting dari autosi yang dilakukan.

Kata Erni, Keke mengalami patah tulang leher yang cukup fatal.

Sejumlah hasil pemeriksaan mengarah pada dugaan kekerasan fisik.

Juga terdapat luka di bagian kepala depan dan kepala bagian belakang. Ada juga memar pada bagian bawah mata sebelah kanan.

“Paling berat adalah patah tulang tengkorak bagian belakang. Di leher,” kata Erni dikutip dari www.jambi28.tv.

Ketika ditanya apakah ada dugaan kekerasan seksual? Erna menduga ada pada arah itu.

Melihat kondisi lebam pada jenazah Keke, Erna mengatakan kematian Keke diperkirakan telah 2×24 jam atau telah dua hari sejak pemeriksaan Senin (25/7) lalu.

Jenazah Keke telah dipulangkan kepada orangtuanya dan telah dibawa ke rumah duka di RT 28 Kelurahan Rawasari Kecamatan Alam Barajo Selasa (26/7) malam lalu.

Helmi, Ketua RT 28 Kelurahan Rawasari Kecamatan Alam Barajo kepada Jambi Ekspres mengatakan, dari rumah sakit Keke langsung dimakamkan sekitar pukul 22.30 malam itu juga.

Lanjut Helmi, kedua orangtua Keke masih sangat shock.

Keke adalah anak manis yang viral karena pengumuman kehilangannya banyak diupload masyarakat Jambi beberapa hari lalu. Usia  Keke saat ini adalah 3 tahun 10 bulan.

Keke hilang tak kembali ke rumah setelah sebelumnya bermain dengan temannya di parit masih di sekitar rumah.

Ketika itu Keke dan temannya yang lain ditegor untuk tak lagi main lalu semua bubar dan kembali ke rumah masing-masing.

Bukannya kembali, Keke malah tak pulang, hilang pada Sabtu (23/7) lslu dan baru ditemukan pada Senin (25/7) lalu sekitar pukul 16:00.

Keke ditemukan dalam kondisi mengenaskan di lobang septic tank yang ada di sekitar rumahnya.

Karena kondisi Keke yang cukup mengenaskan, dimana isi perut atau ususnya keluar, kata Kakeknya Effendi, maka Keke dibawa ke RS untuk dilakukan autopsi.

Senbelum ditemukan, kakek atau Datuk Keke bernama Effendi kepada Jambi Ekspres mengaku mendapat SMS ancaman dari nomer tak dikenal.

Nomer tersebut memintanya sejumlah dana berupa gopay sebesar Rp 25 juta dan juga meminta Effendi mencabut laporan di Polsek Kota Baru.

Effendi mengaku tak menggubris permintaan tersebut walau secara text menjawab iya akan cabut laporan.

Hingga akhirnya Keke ditemukan di lobang septic tank dekat rumahnya. Septic tank tersebut dalam kondisi tertutup saat Keke ditemukan. Keke hilang Sabtu kemudian ditemukan Senin.

Berdasarkan keterangan ketua RT setempat, tutup septic tank yang berat itu terbuat dari beton dan selama ini jarang terbuka.

Hingga berita ini diturunkan belum ada informasi dari Polsek Kota Baru. Hanya saja Rabu pagi, Ipda Syahril, Kanit Identifikasi Satreskrim Polresta Jambi mengatakan pihaknya sedang menunggu hasil resmi dari tim forensik RSUD Abdul Manap.

Jika telah keluar akan langsung ditindaklanjuti oleh Polsek Kota Baru. (Irw)

Sumber: Jambi28.tv/Jambiekspres

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button