ADVSungai Penuh

AJB Terima Penghargaan Kinerja dan Pengelolaan APBD

Kerincitime.co.id, Berita Sungai Penuh – Komitmen dan kesungguhan Wali Kota H. Asafri Jaya Bakri (AJB) dalam memperjuangkan kemajuan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di 8 (delapan) kecamatan dalam Kota Sungai Penuh berbuah pengakuan dan penghargaan.

Rabu (28/11), Wali Kota dua periode itu menerima penghargaan Indeks Kelola (Kinerja dan Efektivitas pengelolaan APBD) di Jakarta.

Indeks kelola adalah metode penilaian didasarkan keberhasilan suatu daerah dalam mengelola APBD sehingga berdampak langsung pada masyarakat.

Dimana dalam hal ini Walikota H. Asafri Jaya Bakri (AJB) dinilai berhasil dan berprestasi dalam pembangunan bidang kesejahteraan masyarakat terbaik, menurunkan angka kemiskinan menjadi 2, 78 persen, disamping itu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 73, 35 persen dan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) tumbuh 6,24 persen.

Baca juga:  Recky Yoza Siap Pimpin PSSI Kota Sungai Penuh

Metode indeks kelola dirumuskan oleh katadata.co.id sebuah perusahaan media, data dan riset online bidang ekonomi dan bisnis, dibantu JariUngu.com dan sejumlah ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM), seperti Dr Elan Satriawan, M.Ec kepala pokja pemantauan dan evaluasi Tim Nasional Percepatan pemberantasan Kemiskinan (TNP2K), Dr Rimawan Pradiptyo, M.Sc, Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis UGM.

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah, Kemendagri RI, Drs Syarifuddin Khalid. MM, di XXI Ballroom Djakarta Theater jl M.H Thamrin Jakarta Pusat.

Pada kesempatan itu, Walikota AJB juga didaulat menjadi pembicara sekaligus berbagi pengalaman sebagai kepala daerah yang berhasil dalam pembangunan bidang kesejahteraan.

Wako AJB memaparkan strategi dan langkah yang ditempuhnya dalam memajukan Kota Sungai penuh, daerah di ujung barat Provinsi Jambi yang tidak memiliki Sumber Daya Alam (SDA) melimpah seperti daerah lain.

Baca juga:  HUT ke-62, Pertamina Gelar Pelatihan Untuk Warga Kerinci dan Sungai Penuh

Mantan Rektor IAIN STS Jambi dua periode itu mengungkapkan bahwa dirinya harus bekerja keras dan bekerja cerdas memetakan potensi yang dimiliki, dilanjutkan dengan memacu pembangunan infrastruktur.

“Pembangunan infrastruktur saja tidak lah cukup, saya berjuang untuk merubah mind set masyarakat agar mau berwirausaha sesuai dengan potensi yang dimiliki Kota Sungai penuh sebagai kota perdagangan dan jasa. Kami menghadirkan tenaga ahli dan menggelar pelatihan untuk mendorong tumbuhnya wirausaha, hingga pada akhirnya mind set Ibu Budi ke pasar membeli sayur, perlahan berubah menjadi, ibu Budi pergi ke pasar menjual sayur, disana ada aktivitas ekonomi yang menghasilkan pendapatan bagi masyarakat,” papar Wako.

Baca juga:  Janji Khusairi Bangun Jalan Rigid di Koto Keras Belum Dilaksanakan

Sementara itu, Heri Susanto, Chief Content Officer Kata Data.co.id, dalam sambutannya memuji Kota Sungai Penuh sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan paling kecil di Provinsi Jambi. “Kita mengapresiasi kinerja pemkot sungai penuh yang dipimpin oleh H.Asyari Jaya Bakri yang mampu mencari terobosan sehingga mampu menurunkan angka kemiskinan di kota Sungai Penuh,” ujarnya.

Acara tersebut dihadiri, Dirjen bina keuangan daerah Kemendagri, Drs Syarifudin Khalid.MM, Presiden Direktur Lintas Arta, Arya Dahar, Staf Pengajar UGM, Dr.Gumilang Aryo, turut menjadi pemateri. Hadir juga Deputi III Staf Kpresidenan bidang Kajian dan Pengelolaan isu-isu Ekonomi Strategis Dr. Deni Puspa Sari.(adv/hms)

 

Tags

Related Articles

Berikan Komentar Anda :

avatar
  
smilegrinwinkmrgreenneutraltwistedarrowshockunamusedcooleviloopsrazzrollcryeeklolmadsadexclamationquestionideahmmbegwhewchucklesillyenvyshutmouth
  Subscribe  
Notify of
Back to top button

Dapatkan Berita Update "KERINCI TIME" Terbaru Setiap Harinya

Close
Close