Arus Mudik Bandara Sulthan Thaha Jambi Terpantau Normal
Kerincitime.co.id, Berita Jambi – Arus mudik Bandara Sulthan Thaha Jambi, saat ini masih terpantau normal dengan jumlah penumpang sebanyak 1600-1800 dalam satu hari baik itu penumpang dari Jakarta ke Jambi ataupun sebaliknya.
Penerbangan jalur udara saat ini mengacu pada SE Gugus tugas Nomor 13 tahun 2021 terkait larangan mudik. Namun dalam hal tersebut mengacu pada 3 hal yakni, Pramudik, larangan mudik dan Pasca mudik
“Saat ini kita masuk di Pramudik, untuk pramudik sendiri tidak ada larangan, cuma pengetatan syarat terbang,”kata Manager Of Airport Operation & Service Verry Rizky Permana, Rabu (5/5)
Sedangkan untuk larangan mudik terdapat pengecualian seperti perjalanan Dinas, keluarga sakit, keluarga duka, ibu hamil ataupun Ibu yang hendak melahirkan, itu terhitung dari tanggal 6-17 Mei tahun 2021.
“Itu masyarakat boleh melakukan penerbangan dengan syarat harus mempunyai surat tugas dari instansi untuk pihak pegawai PNS ataupun swasta, dan untuk surat izin dari Lurah itu terkait masyarakat yang ingin menjenguk keluarga terkena musibah, keluarga sakit, ibu hamil atau istri yang mau melahirkan itu boleh, selain itu tidak boleh,”katanya.
Jumlah penumpang pada saat larangan mudik, pihaknya belum dapat mengetahui pasti berapa jumlah penumpang yang akan di tetapkan dan pihaknya juga masih meminta data dari Airline.
“Dari teman-teman Airline juga belum bisa memperkirakan hal itu. Kalau pun kita prediksi kemungkinan juga turun jauh, bisa di bawah seribu penumpang satu harinya,”jelasnya.
Sementara itu, pihak Bandara Jambi sendiri memastikan akan tetap Operasional terbuka lantaran, bandara itu berbeda dan tidak hanya melayani penumpang mudik melainkan juga bandara terdapat pelayanan Cargo. Menjelang hari raya Idul fitri, tetap akan lakukan penerbangan asalkan para penumpang memenuhi persyaratan.
“Karena kami selaku operator bandara, yang melakukan verifikasi penumpang itu bisa terbang atau tidak berdasarkan dari Satgas serat pihak bandara juga akan ada posko dari Satgas. Sebelum keberangkatan para penumpang akan Validasi dari pihak Satgas serta terkait mengenai surat izin, surat tugas dan surat izin kepentingan dari penumpang, pihak Satgas yang akan merilisnya dan setalah merilis bisa melakukan penerbangan,”ungkapnya.
Pergerakan pesawat saat ini berada diangka sekitar 7 – 10 penerbangan dalam satu harinya.
“Kalau pas larangan mudik mungkin bisa mencapai 4 penerbang dalam 1 hari, itu pun belum bisa dapat jadwal pasti dari Airline, Airline juga masih melihat situasi pesawat itu tadi,”pungkasnya. (Irw)
Sumber: Haluannews.id