Nasional

Budi Hidayat Pasien Positif COVID-19 Sembuh

Kerincitime.co.id, Berita Jakarta – Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya, Muhammad Budi Hidayat, yang dinyatakan positif virus corona kini telah sembuh. Pria itu bertugas di Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo.

Ia awalnya merasakan gejala pusing dan demam pada Jumat (13/3) lalu. Budi pun kemudian dirawat di Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) mulai Minggu (15/3) lalu.

“Pada saat hari Jumat (13/3) dua minggu lalu, pusing, gregres (demam) abis dari bandara terus saya pulang ke rumah terus saya telepon dokter Unair ( RSUA), ‘coba minta dicek dong’, ya udah akhirnya pas dicek saya kena (COVID-19),” kata Budi saat dihubungi, Kamis (27/3) kemaren.

“Saya istirahat saya dirawat. Saya positif,” lanjut.

Saat di rumah sakit, Budi mengaku mengkonsumsi sejumlah obat dan vitamin. Salah satunya adalah klorokuin. Namun ia tak merinci lebih lanjut.

“Saya dikasih obat ada klorokuin, obat antiviral untuk antisipasi kan gitu. Walau pun ada obat yang penting kan meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi vitamin,” ujarnya. Obat khusus untuk virus corona belum ditemukan.

Setelah menjalani perawatan intensif dan isolasi, akhirnya pada Kamis (27/3) Budi dinyatakan sembuh, dikutip dari Brito.id media partner Kerinctime.co.id dari laman Kumparan.com.

Meski sempat di rumah, Budi menuturkan keluarganya negatif COVID-19 usai dites swab oleh petugas medis.

“Keluarga diperiksa juga. Diambil swabnya dan hasilnya negatif, sehat semua. Enggak ada (yang tertular) enggak ada,” jelasnya.

Dia mengimbau kepada pasien positif corona agar tetap berpikir positif, jangan stres dan ikuti anjuran dokter. Sebab menurutnya virus corona bisa dilawan oleh tubuh.

“Kalau kita sakit kita isolasi di rumah minum vitamin istirahat, makan bergizi, pakai masker kalau kita sakit. Jangan stres, itu yang penting,” ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan pemerintah telah menyiapkan stok 3 juta klorokuin (Chloroquine) sebagai obat alternatif untuk menangani pasien COVID-19. Obat tersebut, kata Jokowi, merupakan obat produksi Kimia Farma.

“Ini adalah produksi negara kita, produksi Kimia Farma,” kata Jokowi di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3).

Jokowi menegaskan Klorokuin bukanlah obat utama untuk mengobati pasien COVID-19. Klorokuin hanya bersifat sebagai obat alternatif (second line) karena hingga kini belum ditemukan obat yang mampu menyembuhkan COVID-19. (Irw)

Tags
[nug_data_corona data="indonesia" provinsi="Jambi" style="card"]

Related Articles

Back to top button
>

Dapatkan Berita Update "KERINCI TIME" Terbaru Setiap Harinya

Close
Close