Pariwisata/Budaya

Geopark Merangin Menyapa Dunia Oleh:Budhi.VJ Rio Temenggung

Zona Inti Geopark Merangin Jambi terletak di kawasan Kabupaten Merangin Propinsi Jambi,merupakan salah satu pusat pusat petualangan alam terbaik di dunia,sebagian taman bumi yang memiliki posil flora dan fauna berusia parem ini berada di daerah aliran sungai Batang Merangin yang berhulu di danau Kerinci kabupaten Kerinci.

Hamparan fosil yang telah menjadi bebatuan ini memancarkan panorama alam yang aduhai dan disepanjang kawasan itu terdapat panorama alam dan arung jeram yang menantang dan sulit untuk ditaklukkan ,disepanjang aliran sungai yang menantang itu pengunjung dapat menyaksikan bebatuan ukuran raksasa sambil menikmati pemandangan sungai batang merangin yang mempesona dan gemuruh suara air yang menerjang bebatuan merupakan potret alam yang sulit untuk ditemui di wilayah lain.

Udara yang hangat dan suasana alam yang hening serta potret kehidupan masyarakat tradisional yang masih memegang teguh adat dan budaya diperkampungan perkampungan membuat kawasan ini kedepan akan menjadi salah satu destinasi wisata alam yang mendunia.

Untuk mengenal lebih dekat zona inti Geopark Merangin Jambi, penulis dan sejumlah kerabat selama 2 hari mengunjungi destinasi wisata Taman Bumi di kawasan Kabupaten Merangin Propinsi Jambi.

Pagi itu,matahari baru keluar dari peraduannya,puluhan remaja dan anak anak pecinta alam “Hampa” tampak memenuhi pinggiran sungai Batang Merangin yang penuh bebatuan,sejumlah warga desa air batu tampak duduk berkelumun,beberapa orang kaum wanita terlihat asyik duduk membersihkan hasil panen jahe dan tanaman kencur .

Menjelang ujung desa air batu,terdapat sebuah galery mini tempat memamerkan miniatur fosil flora –fauna geopark dan beberapa poto kegiatan aktifitas pecinta alam Hampa,beberapa orang anggota group pecinta alam yang di komandoi Syamsul Huda tampak asyik duduk bercengkrama di dalam galery, beberapa diantaranya terlihat asyik mengobrol di tangga masjid Kuno Air Batu.

Tokoh muda dan Seniman Merangin Zulefendi,S.Pd dan Ketua Group Pecinta Alam Hampa Syamsul huda menyebutkan bahwa Kabupaten Merangin merupakan satu dari 11 Kabupaten/kota yang ada di propinsi Jambi,memiliki potensi pariwisata seni dan budaya yang tidak kalah menarik dibandingkan dengan daerah daerah tujuan wisata di Propinsi Jambi.

Kabupaten yang memiliki moto Bumi Tali Undang Tambang Teliti ini merupakan salah satu daerah tujuan wisata terbaik di propinsi Jambi setelah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Konon pada masa prasejarah dan masa sejarah Kabupaten Merangin merupakan satu kesatuan dengan budaya masyarakat Kerinci,daerah ini dulu disebut kerinci rendah.

Peradaban dan kebudayaan Bumi Tali Undang Tambang Teliti memiliki kesamaan dengan bumi Sakti Alam Kerinci, pada masa lalu daerah ini merupakan bagian dari kebudayaan Proto Melayu atau melayu tua.

Dan diikabupaten Merangin banyak terdapat tinggalan tingalan sejarah masa lampau .bahkan di daerah ini terdapat Taman Bumi yang dikenal dengan istilah Geo Park. Salah satu contoh Geo Park yang ada disepanjang sungai batang Merangin adalah ditemukannya Fosil Flora yang telah berumur ratusan jutaan tahun, Flora Jambi adalah salah satu situs geologi yang mengandung fosil flora yang sangat tua di Indonesia bahkan di asia tenggara,umur fosil flora jambi ini adalah Assilian (Perem awal) yakni berusia lebih 300 juta 350 Juta tahun.

Drs.H.Junaidi T.Noor,MM ketua tim Doser Geopark Merangin Jambi dan Drs.Ujang Hariadi Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jambi kepada penulis mengemukakan bawa sesuai dengan hasil penelitian para pakar /tim ahli menyebutkan bahwa Geopark (Taman Bumi) merupakan suatu konsep menajemen pengembangan kawasan secara berkelanjutan,pengembangan kawasan ini memadu-serasikan tiga keragaman alam yaitu keragaman geologi (geodiversity), keragaman hayati (biodiversity), dan keragaman budaya (cultural diversity) dengan tujuan untuk pembangunan serta pengembangan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada asas perlindungan (konservasi) terhadap tiga keragaman tersebut. keragaman geologi (geodiversity) yang dapat dimanfaaatkna dalam geopark merupakan warisan geologi yang mempunyai nilai ilmiah (pengetahuan), jarang memiliki pembanding ditempat lain, serta mempunyai nilai estetika dalam berbagai skala.

Nilai-nilai tersebut menyatu membentuk kawasan yang unik sebagai tempat kunjungan dan objek rekreasi alam-budaya, serta berfungsi sebagai kawasan warisan geologi yang mempunyai arti lindung dan sebagai situs pengembangan ilmu pengetahan kebumian.

Provinsi Jambi yang meliputi kawasan Merangin secara geografis terletak di tengah pulau Sumatera. Provinsi ini sebelah berbatasan dengan Provinsi Riau, sebelah timur dengan selat berhala, sebelah selatan berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Bengkulu. Kondisi geografis yang cukup strategis di antara Provinsi disekitarnya membuat peran Provinsi Jambi cukup penting terlebih lagi dengan dukungan sumber daya alam yang melimpah.

Salah satu sumber daya alam yang sangat bernilai terdapat di Kabupaten Merangin dengan ditemukannya beberapa potensi keragaman geologi, disepanjang aliran sungai Merangin dan Sungai Mengkarang.

Potensi-potensi tersebut, mencakup fosil flora dan fauna Jambi berumur 250-290 juta tahun (Zaman Perem Akhir). Fosil flora Jambi tersebut terekam pada batuan gunung api bersisipan sedimen laut (batu gamping, serpih gampingan).

Sementara itu didalam sedimen batuan tersebut ditemukan kandungan fosil fusulina, krinoid, amonit, dan brakhiopoda yang berumur perem awal tengah yakni sekitar 290 juta tahun yang lalu.

H.Rotani Yutaka,SH,Mantan Bupati Merangin dua priode merupakan sosok Budayawan yang memberikan perhatian penuh terhadap upaya pengembangan pariwisata dan kebudayaan di Kabupaten Merangin, kecintaan putra kelahiran Pulau Rengas terhadap Pariwisata dan kebudayaan di Bumi Tali Undang Tambang Teliti telah dibuktikan dengan bergairahnya pembangunan sub sektor Pariwisata dan Kebudayaan di Kabupaten Merangin.

Diantara gagasan dan ide H.Rotani Yutaka,SH dalam mengembangkan wisat alam dan budaya dapat dibuktikan dengan pengembagan situs situs budaya dan penataan destinasi destinasi wisata di Kabupaten Merangin, Kawasan Geopark ,Teluk Wang dan olah raga arung jeram serta pembangunan kawasan wisata Ujung Tanjung Muara Mesumai merupakan maha karya H.Rotani Yutaka,SH yang diwariskan Rotani Yutaka kepada peradaban negeri Merangin.

Dikawasan Geopark Merangin-Jambi ditemui fosil tumbuhan, berupa batang kayu terkesikkan berukuran raksasa berumur tersier-kuarter awal. Berdasarkan hasil penelitian pada koleksi fosil flora Jambi yang dilakukan oleh Badan Geologi yang bekerjasama dengan para ahli dari Belanda (Geological Research Institute-Naturalis Leiden, The Netherlands) mengindikasikan bahwa pada zaman Paleozoitikum Mintakat Sumatra Barat (west Sumatera Block) dihuni oleh fauna air hangat dan flora tropis Jambi yang berkaitan dengan Flora Cathaysia. “Taman Botani Purba”

Kawasan Sungai Mengkarang-Merangin waktu itu merupakan daratan berhutan tropis. Hal ini dibuktikan oleh kehadiran fosil tumbuhan berupa batang pohon yang sudah membatu dan fosil daun Macralethopretis sp, Cordaites sp, Calamites sp, Pecopteris sp, Lepidodendron, dna lain-lain. Fosil batang pohon Araucaryoxillon yang terawetkan masih berada paa posisi tumbuh (in-situ). Situs geologi ini merupakan yang terbaik di Asia. “Fosil Flora Jambi” adalah salah satu keragaman geologi Pulau Sumatera dan Indonesia yang sangat penting, karena fosil flora yang dikandungnya merupakn flora tertua di Asia Tenggara dan sebagai Fauna penghubung antara Provinsi Flora Cathhaysian dan Euramerican. Seperti diketahui, fosil flora Cina Utara sedikit lebih muda dari “Flora Jambi”, sehingga dapat disimpulkan, bahwa “Flora Jambi” merupakan inti titik penyebaran Flora (Botanical nucleus) ke berbagai arah.

Disepajang zona inti Geopark di daerah Desa Air Batu hingga Teluk Wang dan dikawasan Biuku Tanjung merupakan daerah aliran sungan Batang Merangin yang memiliki pesona alam yang menawan, Sungai Batang Merangin yang berhulu di Danau Kerinci banyak terdapat riam riam yang sangat cocok di kembangkan untuk wisata exstrem “Arung Jeram” berkelas dunia.

Para pecinta alam dan sejumlah wisatawan mancanegara menyebutkan bahwa kawasan Geopark yang terdapat di daerah Merangin memiliki panorama alam yang menawan dengan arung jeram yang mempesona dan penuh tantangan. Dan berdasarkan data dan informasi yang penulis peroleh mengemukakan bahwa sejak tahun 1926 Koleksi “Flora Jambi ini telah dilakukan penelitian oleh Zwierzycki dan Posthumus ,- terhadap beberapa lokasi yang ditemukan di beberapa sungai di Sumatera dan disebutnya sebagai “Jambi Flora”. terhadap koleksi “Jambi Flora” ini sudah juga dilakukan penelaahan kembali oleh Li dan Yao (1982); Li (1995); Rigby (1998). “Jambi Flora” mengandung komponen flora Cathaysian dan flora Euramerican dan akhir-akhir ini ada kemungkinan mengandung elemen-elemen Gondwana juga.

Hasil penemuan-penemuan ini sangat penting untuk mengetahui evolusi benua-benua renik yang berasal dari Gondwana pada zaman Paleozoikum Akhir dan Mesozoikum. Sebaliknya posisi paleogeografi benua-benua Gondwana seperti Cathaysia Utara dan Selatan, dan Indochina .Perlu dipahami secara ekologi dan proses ilkim (climatic processes) yang menjelaskan pemunculan tumbuhan yang berdaun lebar dan pola reticulate venation pada zaman akhir Paleozoikum.

Hasil penelitian pertama di tahun 2004 menunjukkan bahwa elemen flora pada lingkungan dataran banjir dan flora yang lebih menempati iklim kering ditemukan bersama-sama pada periode yang sama pula

Li pada tahun 1995 membandingkan flora Cathaysian dengan “Jambi Flora” dan menunjukkan bahwa flora tersebut sama dengan flora Cathaysian Selatan. Interpretasi ini sesuai dengan rekonstruksi paleogeografi yang menempatkan Mintakat Sumatera bagian selatan bersentuhan dengan mintakat Indochina dan Cathaysia Selatan Tetapi ada dua pendapat tentang posisi purba Sumatera bagian selatan ini. Pendapat pertama.menyatakan bahwa Sumatera bagian selatan dengan Indochina dan Cathaysia berada di selatan pada 400 Selatan , ini berarti bahwa memungkinkan suatu kumpulan benua renik dijadikan batu loncatan antara Gondwana bagian timur laut dan Cathaysia bagian utara, Tarim dan Angara, dan oleh karena hanya menyisakan selat yang sempit antara Paleothetys dan Paleopacific. Selain itu Metcalfe menempatkan Indochina, Cathaysia Selatan dan beberapa mintakat-mintakat yang lebih kecil di khatulistiwa, dan menyisakan samudera yang luas antara Gondwana dan sekumpulan benua renik di sebelah utara khatulistiwa dan memberikan hubungan darat antara Gondwana bagian timur laut dan kumpulan benua renik di bagian utara.formasi Mengkarang adalah satuan batuan terbawah di dalam Cekungan Bangko, terletak sekitar 20 km di barat Bangko dan tersingkap di sepanjang Sungai Mengkarang, Merangin dan Mesumai

”Formasi ini tersingkap juga di sekitar Sungai Tabir di sebelah barat laut Bangko.Mengutip hasil penelitian tim ahli penelitian “Jambi Flora” ini dilakukan oleh Pusat Survei Geologi dan Geological Research Institute-Naturalis Leiden, The Netherlands.Secara lebih terperinci. penelitian menunjukkan bahwa ada tiga kumpulan flora yaitu (1) flora lokal yang terdiri atas cordaites, pecopterids dan Calamites, (2) flora lokal dengan tambahan Macralethopteris dan (3) kemungkinan mengandung Macralethopteris Sp II dengan campuran flora bersifat Cathaysian.

Flora ini membedakan antara kumpulan flora overbank dengan flora sistem sungai teranyam (dengan pecopterids) dan flora kumpulan gosong pasir dengan sistem sungai teranyam (dengan Cordaites dan Calamites besar). Hal tersebut sudah jelas dari segi lingkungan pengendapan terutama pada endapan yang mengandung fosil. Fosil-fosil yang telah dikumpulkan yang mengandung karbon organik yang asli diharapkan dapat dilakukan penelitian dengan teknik yang baru terhadap kutikel (cuticle) dan stomata di masa mendatang.

Dilokasi sekitar Jembatan gantung Desa Dusun Baru terdaaapat fosil Litologi:Granodiorit,Dilokasi air terjun , 1 meter jeram Sungai Batang Merangin terdapat fosiil Litologi : Granodiorit dan dilokasi pinggiran Sungai Batang Merangin antara teluk wang dengan desa biuku tanjung kecamatan Bangko Barat ditemukan Fosil Kayu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button