Gadget

Google Sedang Mengembangkan Mode Perbaikan Pixel yang Akan Tersedia untuk Semua Perangkat Berbasis Android

Google, seperti Samsung, tampaknya sedang menggarap mode baru untuk memudahkan pengguna dalam memberikan perangkat mereka ke pusat layanan tanpa harus melakukan reset terlebih dahulu. Mode perbaikan ini akan mengurangi kerumitan pengguna dalam melakukan langkah-langkah persiapan sebelum memberikan ponsel mereka untuk diperbaiki.

Mode Perbaikan: Inovasi Baru dari Google

Samsung belum lama ini memperkenalkan fitur baru yang disebut Mode Pemeliharaan untuk perangkat Galaxy mereka. Mode ini dapat digunakan oleh pemilik perangkat dan diaktifkan sebelum menyerahkan perangkat ke teknisi di pusat layanan. Mode Pemeliharaan oleh Samsung pada dasarnya menciptakan profil pengguna baru, mengunci data pengguna utama setelah mode diaktifkan. Samsung menciptakan fitur ini agar pengguna tidak perlu melakukan cadangan dan reset ponsel pintar mereka saat menyerahkannya untuk diperbaiki. Hal ini juga mengurangi kebutuhan untuk masuk ke perangkat baru dan mengatur segalanya dari awal.

Berbeda dengan Mode Pemeliharaan Samsung

Namun, Google memiliki pendekatan yang berbeda dalam mengimplementasikan mode serupa. Menurut laporan terbaru, Google sedang mengembangkan “Mode Perbaikan” untuk perangkat Pixel-nya. Kode ini ditemukan oleh Mishaal Rahman yang mengklaim bahwa mode ini akan bekerja secara natif dan dapat diaktifkan dan dinonaktifkan dengan menggunakan metode otentikasi yang disukai oleh pengguna. Rahman juga menjelaskan bahwa sistem Google berbeda jauh dibandingkan dengan Mode Pemeliharaan Samsung.

Dynamic System Updates (DSU): Kunci di Balik Mode Perbaikan Google

Sementara Mode Pemeliharaan Samsung menciptakan profil pengguna baru, pendekatan Google menggunakan mekanisme yang disebut Dynamic System Updates (DSU), yang diperkenalkan dalam Android 10. DSU pada dasarnya memungkinkan sistem untuk melakukan boot tanpa menghapus instalasi yang ada, sehingga data pengguna tetap terjaga.

Proses penggantian terjadi pada boot berikutnya, di mana sistem asli digantikan oleh gambar data baru. Hal ini hanya dimungkinkan sejak Android 14, di mana memungkinkan penggantian hanya pada partisi data (seperti dengan reset pabrik), sehingga data asli tetap utuh. Dan inilah yang mungkin terjadi ketika pengguna mengaktifkan Mode Perbaikan pada perangkat Pixel.

Manfaat Bagi Pengguna dan Teknisi

Ketika Google mengaktifkan Mode Perbaikan baru di sumbernya, para produsen ponsel cerdas akan dapat memutuskan apakah mereka ingin menggunakan versi mode perbaikan mereka sendiri atau Mode Perbaikan bawaan Google yang segera akan tersedia. Bagi pengguna yang menyerahkan ponsel mereka untuk diperbaiki, teknisi yang melayani ponsel akan melihat ponsel yang telah direset pabrik, yang kemudian dapat digunakan untuk menguji perangkat keras selama proses perbaikan.

Google diperkirakan akan pertama kali merilis Mode Perbaikan sebagai fitur dalam pembaruan Pixel pada bulan Desember.


FAQs (Pertanyaan Umum)

  1. Apa itu Mode Perbaikan pada Perangkat Pixel? Mode Perbaikan adalah fitur baru yang sedang dikembangkan oleh Google untuk memudahkan pengguna dalam memberikan perangkat mereka untuk diperbaiki tanpa harus melakukan reset terlebih dahulu.
  2. Bagaimana Cara Mode Perbaikan Berbeda dari Mode Pemeliharaan Samsung? Mode Perbaikan Google menggunakan Dynamic System Updates (DSU) untuk melakukan perbaikan tanpa menghapus data pengguna, sementara Mode Pemeliharaan Samsung menciptakan profil pengguna baru.
  3. Kapan Mode Perbaikan akan Tersedia untuk Pengguna Pixel? Mode Perbaikan diperkirakan akan menjadi fitur pada pembaruan Pixel bulan Desember mendatang.
  4. Apakah Saya Harus Membuat Cadangan Data Saya Sebelum Mengaktifkan Mode Perbaikan? Meskipun Mode Perbaikan tidak menghapus data pengguna, disarankan untuk selalu melakukan cadangan data penting sebagai tindakan pencegahan.
  5. Bisakah Saya Menggunakan Mode Perbaikan Jika Saya Tidak Memiliki Perangkat Pixel? Pada awalnya, Mode Perbaikan akan dirilis untuk perangkat Pixel, namun, produsen ponsel lain mungkin memilih untuk mengadopsi fitur ini di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button