Inilah Isi Kesepakatan Perdamaian Kumun & Tj Pauh
berita kerinci, -Kerincitime.co.id ,- Pada hari selasa tanggal 11 November 2014 l, Kami atas nama Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Ulama dan Pemuda Kec. Â Debai beserta Desa Tanjung Pauh telah mengadakan pertemuan di Polres Kerinci dengan hasil kesepakatan sebagai berikut :
1. Sepakat bahwa yang di duga tersangka pengeroyokan  terhadap korban a.n ISKANDAR ditangkap segera.
2. Sebelum diduga para tersangka tertangkap maka sepakat orang tua yang bersangkutan diamankan di Polres Kerinci.
3. Sepakat bahwa tidak ada lagi konsentrasi massa / massa yang berkumpul baik dari masyarakat Kumun Debai maupun Masyarakat Lima Desa Tanjung Pauh di daerah perbatasan antara Kumun Debai dan Tanjung Pauh, kecuali Aparat.
4. Sepakat bahwa biaya korban a.n ISKANDAR yang berkaitan dengan akibat kejadian tersebut, akan dipertanggung jawabkan kepada para Depati Ninik Mamak Lima Desa Tanjung Pauh akan bertanggung jawab untuk pelaksanaanya.
5. Dampak dari kejadian tanggal 10 dan 11 November yaitu berupa perbuatan pengrusakan, pembakaran akan dibahas pada  pertemuan selanjutnya yang akan dihadiri unsur Forkopimda / Muspida.
6. Â Kasus meninggalnya sdr. JUNAIDI akan dibahas setelah hasil otopsi .
7. Para tokoh adat dan tokoh masyarakat berkewajiban menyampaikan hasil pertemuan ini kepada seluruh lapisan masyarakat.
8. Untuk perdamian seutuhnya, selanjutnya akan duduk depati Ninik Mamak dan pemangku adat Lima desa Tanjung Pauh dan kumun.
9. Kesepakatan tersebut di atas disetujui oleh peserta rapat.
Surat kesepakat ini di tanda tangani oleh
Ketua lembaga adat kumun
ketua lembaga adat tanjung pauh
Kapolres Kerinci
Kasdim 0417 Kerinci
Rapat tersebut selesai pada pukul 21.00 wib situasi dalam keadaan aman terkendali. (krncigoogle. com)
penyesalan selalu datang di kemudian…setelah semua porak poranda…. korban jiwa…. tidakkah kita bisa berfikir positif… i barat kata pepatah … " satu lantai yg rusak..satu yang kita ganti." satu yg bersalah…satu yg kita adili ….. semua akan berakhir damai..jika mengesampingkan emosi…. … semoga semua ada hikmahnya…..
penyesalan selalu datang di kemudian…setelah semua porak poranda…. korban jiwa…. tidakkah kita bisa berfikir positif… i barat kata pepatah … " satu lantai yg rusak..satu yang kita ganti." satu yg bersalah…satu yg kita adili ….. semua akan berakhir damai..jika mengesampingkan emosi…. … semoga semua ada hikmahnya…..
tanjap anjing
Satu yang gak habis pikir. Kenapa Mesjid ikut campur dalam urusan sepele begini? Masjid-masjid selama beberapa hari diwaktu kejadian malah menganjurkan para warganya untuk berperang. Bukannya segera menciptakan perdamaian dengan melibatkan tokoh / ulama setempat malah sebaliknya. Andai malam tadi tak juga ada jalan damai, niat saya akan meneruskannya ke MUI Sungai Penuh untuk dapat segera ditindak-lanjuti.
semogha cepat selesai masalahnya,,,,
Ya allah Damai kan lah Kedua desa tersebut,. N Tdak Ada lagi peperangan Di antara Kami… Kita Semua Bersaudara…….. dan Kita adalah Umat Nabi Muhammad Saw
Cpt Selesai Kita Aman.