Muara Sabak

Nasib Naas Rajja Tanjabtim Tewas Tersengat Listrik saat Ambil Kelapa

Kerincitime.co.id, Berita Muara Sabak – Sungguh malang Nasib Rajja (18), warga RT 06 Dusun Raja Wali, Desa Kuala Lagan, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), ia meregang nyawa setelah tersengat listrik bertegangan tinggi, Senin (23/12/2019) kemaren sekitar pukul 17.00 WIB.

Korban tewas saat ingin mengambil kelapa muda di kebun milik Samsudin, warga RT 04 Dusun Raja Wali.

Dari informasi yang didapat dari masyarakat sekitar, korban pergi bersama teman-temannya.

“Korban itu pergi dengan kawan-kawannya sore tadi (Senin 23/12/2019-red). Sempat juga tadi dibawa ke Puskesmas bang,” kata Mael, salah seorang warga Desa Kuala Lagan dilansir Jambidaily.com jaringan Jambiseru.com media partner Kerincitime.co.id.

Baca juga:  Penyelundupan Bibit Lobster Senilai 6,73 Milyar Digagalkan Ditreskrimsus Polda Jambi

Terpisah, Kapolsek Kuala Jambi, IPDA Mulyono ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dia menceritakan, sekitar pukul 16.30 WIB korban bersama Yori, temannya ingin mengambil kelapa muda di kebun Samsudin.

“Sebelum mengambil kelapa, korban terlebih dahulu menyambungkan pipa besi untuk mengukur ketinggian pohon kelapa,” kata Kapolsek.

Setelah pipa besi tersebut tersambung, korban tidak melihat bahwa pipa besi yang dipegangnya menyentuh kabel listrik tegangan tinggi. Korban langsung terjatuh dan sempat berbicara dengan temannya Yori kalau dia tersentrum. Tidak lama kemudian korban kejang-kejang dan langsung dibawa ke Puskesmas Kampung Lautuala Jambi.

“Setelah ditangani oleh pihak Puskesmas, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ucapnya.

Baca juga:  Penyelundupan Bibit Lobster Senilai 6,73 Milyar Digagalkan Ditreskrimsus Polda Jambi

Ditambahkan Kapolsek, dari hasil Visum, kondisi tubuh korban tidak diketemukan tanda lebam akibat tersentrum kabel listrik. Kemudian untuk tinggi pipa besi (satang) yang digunakan korban menggambil kelapa kurang lebih 6 meter.

“Saat ini keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak korban untuk diautopsi,” tukasnya. (Irw)

Tags
[nug_data_corona data="indonesia" provinsi="Jambi" style="card"]

Related Articles

Back to top button
>

Dapatkan Berita Update "KERINCI TIME" Terbaru Setiap Harinya

Close
Close