Syamsu Arifin : Percuma Pilih Caleg DPR RI, Tapi Partainya Tidak Lolos ke Parlemen

Syamsu Arifin Tokoh Politik Kerinci

Syamsu Arifin Tokoh Politik Kerinci

Kerincitime.co.id, Berita Jambi – Masyarakat Jambi perlu hati-hati memilih Calon Legislatif (caleg) untuk wakilnya di DPR RI, sebab ada aturan ambang batas parlemen (parliamentary threshold).

“untuk lolos dan bisa masuk ke Parlemen atau DPR RI, parpol harus bisa menembus angka 4 persen suara nasional” ungkap Syamsu Arifin tokoh politik Kerinci.

Jadi masyarakat akan percuma dan sia-sia memilih Caleg DPR RI, tapi Partainya malah tidak lolos ke parlemen atau DPR RI, “meskipun suara calegnya banyak, tapi secara nasional tidak masuk dalam angka 4 persen ambang batas, jadi percuma pilih caleg DPR RI, tapi partainya tidak lolos ke parlemen” ungakapnya.

Dari berbagai Lembaga survei merilis hasil survei elektabilitas partai politik menjelang pemungutan suara Pemilu 2019 yang akan digelar pada 17 April 2019.

Berdasarkan survei 3 lembaga, seperti Survei Litbang Kompas (22 Februari-5 Maret 2019), posisi pertama PDI-P: 26,9 persen, kedua Gerindra: 17 persen, Golkar: 9,4 persen, PKB: 6,8 persen, Demokrat: 4,6 persen dan PKS: 4,5 persen.

Sementara yang tidak lolos adalah PAN: 2,9 persen, PPP: 2,7 persen, Nasdem: 2,6 persen, Perindo: 1,5 persen, PSI: 0,9 persen, Hanura: 0,9 persen, PBB: 0,4 persen, PKPI: 0,2 persen, Berkarya 0,5 persen, Garuda: 0,2 persen, Belum menentukan pilihan: 18,2 persen.

Kemudian Survei Charta Politika (1-9 Maret 2019) posisi 6 besar lolos abang batas adalah PDI-P: 24,8 persen, Gerindra: 15,7 persen, Golkar: 9,8 persen, PKB: 7,2 persen, Demokrat: 5,1 persen, Nasdem: 4,9 persen, dan PKS: 4,1 persen.

Sementara yang tidak lolosa adalah PPP: 3,6 persen, PAN: 3,2 persen, PSI: 1,4 persen, Perindo: 1,3 persen, Hanura: 0,8 persen, PBB: 0,4 persen, Berkarya: 0,4 persen, PKPI: 0,3 persen, Garuda: 0,2 persen, Tidak tahu/tidak menjawab: 17,1 persen

Kemudian Survei Vox Populi (5-15 Maret 2019) yang lolos 4 persen adalah PDI-P: 26,8 persen, Gerindra: 15,1 persen, Golkar: 10,2 persen, PKB: 7,1 persen, Demokrat: 5,3 persen, NasDem: 4,3 persen, PAN: 3,9 persen, PSI: 3,7 persen, PKS: 3,4 persen, PPP: 2,9 persen, Perindo: 1,8 persen, Hanura: 1,1 persen, Berkarya: 0,9 persen, PBB: 0,6 persen, PKPI: 0,3 persen, Garuda: 0,2 persen, Tidak tahu/tidak jawab: 12,4 persen.

“ini harus diketahui masyarakat, jika ingin calegnya memang duduk di senayan” ungkap Syamsu Arifin mantan anggota DPRD Kerinci itu. (red)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Berita Terkait By Google News

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful