Sungai Penuh

Pedagang minta HM benahi pasar tradisional Tanjung Bajure

Berita Sungai Penuh, Kerincitime.co.id – Ketua Umum Masyarakat Peduli Kerinci (MPK) Indonesia H.Herman Muchtar /Bakal Calon Kandidat Wali Kota Sungai Penuh Rabu kemaren melakukan kunjungan”blusukan” dan mengunjungi Pedagang Tradisional di Pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh.

Para pedagang dan sebagian besar konsumen yang melakukan aktifitas jual beli di Pasar Tanjung Bajure menyambut hangat kunjungan tokoh alam Kerinci yang saat ini menjabat ketua MPK-Indonesia.

Ujang Salah seorang pedagang sayur mayur di Los pasar Tanjung Bajure kepada wartawan media ini menyambut positif kehadiran andok Herman Muchtar yang direncanakan akan ikut bertarung pada pesta demokrasi pemilihan walikota tanggal 9 Desember 2015 yang akan datang.

Sebagai sosok pengusaha tentunya HM tahu persis dengan selera pasar, pengalaman andok Herman Muchtar sebagai seorang Ketua KADIN dan Ketua PHRI di Propinsi Jawa Barat merupakan modal bagi beliau untuk menata ulang sistim dan pelayanan serta infrastruktur pasar yang ada di Kota Sungai Penuh.

Nidar seorang ibu rumah tangga yang dihubungi menyebutkan, saya kira kondisi pasar tradisional dan Kincai Plaza merupakan pasar yang paling buruk dibandingkan dengan pasar pasar tradisional dan pusat perbelanjaan yang ada di Propinsi Jambi, sejak puluhan tahun yang silam kondisi pasar tanjung bajure tidak layak untuk disebutkan pasar, bahkan ratusan pedagang tradisional hingga saat ini masih memanfaatkan ruas jalan dikawasan itu sebagai tempat untuk menggelar dagangan,Anehnya Kincai Plaza yang nota bene di bangun untuk tempat pusat perdagangan ternyata di lantai 3 dimanfaatkan untuk tempat hiburan malam

Kedepan kami para pedagang yang berjualan di pasar tanjung bajure dan sekitarnya mengharapkan agar Wali Kota yang kelak akan memimpin Kota Sungai Penuh untuk menata ulang pasar agar lebih nyaman dan tertib

Dan yang tidak kalah pentingnya masyarakat kota Sungai Penuh berharap agar pemimpin Kota Sungai Penuh untuk menata sistim parkir yang saat ini terkesan sembrawut dan amburadul. (Budhi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button