HOT NEWSHukumJambi

Tim Muhillli Caleg Golkar Kota Jambi Ancam Keroyok Perempuan

Tim Muhillli Caleg Golkar Kota Jambi Ancam Keroyok PerempuanKerincitime.co.id, Berita Jambi – Gara-gara pasang baliho di rumah orang tanpa izin, tim sukses Muhilli Amin, Calon Legislatif (Caleg) dapil Kota Jambi dari Golkar, malah mengancam seorang perempuan, Iriani R Tandy, yang merupakan pemilik rumah di kawasan Talang Bakung, Kota Jambi itu, Senin (14/1/2019).

BACA JUGA : https://kerincitime.co.id/pasca-study-banding-rating-alexa-kerinci-time-melejit-tembus-26-ribu.html

BACA JUGA :https://kerincitime.co.id/lalu-lintas-kota-sungai-penuh-sembraut-warga-keluhkan-truk-bongkar-muat-di-pagi-hari.html

Dilansir dari laman serujambi.com-media partner kerincitime.co.id Korban merasa tidak senang dan tak terima oleh perlakuan kasar pelaku.

“Dia yang pasang baliho tanpa izin, malah saya yang dikata-katai binatang via telepon. Saya bahkan diancam akan dikeroyok malam ini oleh dia,” ungkap Mbak Ir -sapaan akrab penulis novel Jambi ini-, sore tadi.

Diceritakan, kronologisnya bermula ketika ia mampir ke rumah kontrakannya itu. Saat melihat ada baliho besar menempel di dinding rumah, Mbak Ir bertanya kepada yang mengontrak. Karena tidak tahu siapa yang masang, akhirnya Mbak Ir menurunkan baliho besar dengan paku sangat besar itu.

BACA JUGA : https://kerincitime.co.id/usman-ngaku-pekerjaan-normalisasi-itu-dari-bwss-vi.html

BACA JUGA : https://kerincitime.co.id/miliki-sabu-dan-ganja-dua-warga-pondok-tinggi-ditangkap.html

BACA JUGA : https://kerincitime.co.id/2018-kejari-tebo-selamatkan-uang-negara-rp-136-m.html

Tetapi, setelah baliho turun, seseorang menghubunginya lalu marah-marah dan menyemburkan sumpah serapah. Bahkan, orang itu mengancam akan mengeroyoknya.

“Saya sangat tidak terima, masak saya dikatai-katai binatang oleh dia. Salah saya apa? Terus yang ndak minta izin siapa?” tutupnya.(saf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button