Merangin

Wah!!! Ada Selisih Data 25 JT Pada Laporan Dana Covid-19 Merangin

Kerincitime.co.id, Berita Merangin – Hari kedua Pansus DPRD, Selasa 24 Juni 2020, dapati laporan Dana Covid-19 Merangin ada selisih data. Inilah pentingnya pansus.

Usai mengarap 4 OPD, Senin (23/6/20) kemaren Pansus Pengawasan Refocusing dan Gugus Tugas kembali mendengar pemaparan 3 OPD hari ini.

BMPPD, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura serta terakhir BPBD bergantian berhadapan dengan pansus yang dikomandoi Sapriyom dan M Yani.

Berbeda dari sebelumnya, pansus kali ini dihadiri aparat kepolisian. Setidaknya, ada 4 polisi dalam hearing. Hal ini dibenarkan Ketua Pansus melalui Wakil Ketua, Muhammad Yani.

“Ada tadi pagi. Kita undang, “ kata M Yani menjawab Dinamikajambi.com

Lalu, bagaimana dengan kejaksaan? Sebelumnya, lembaga yang dikomandoi Martha Parulina memberikan respon positif atas rencana pansus.

Baca juga:  Tengah Malam Haris Blusukan ke Pasar Induk Talang Gulo

“Kejaksaan mungkin akan masuk dalam agenda pansus ke depannya. Hearing lagi. Dalam rangka penyesuaian hasil crosscek lagi,” terang politisi Nasdem itu.

Yani yang didampingi Hasren Purja Sakti bilang, pansus juga akan mendatangkan PDAM dan Bulog. Sementara itu, Inspektorat turut masuk dalam daftar.

Sementara itu, ada selisih data dalam Dana Covid-19 Merangin di OPD. Hal ini didapatkan pada Dinas Sosial. Benarkah?

Yani membenarkan. Selisih itu terdapat pada rekap pertama dan kedua.

“Mereka mungkin merekap pertama, merekap kedua ada selisih. Maka mereka, minta perbaikan lagi,” jawabnya.

Dinsos, sambungnya, tidak menutup kemungkinan untuk dipanggil kembali. Hal ini tak lain, untuk kebutuhan informasi yang harus digali pansus.

Baca juga:  Bertambah 6 Orang Pasien Covid-19 Jambi dan 1 Meninggal

Ditanya selisih data itu, Yani mengungkapkan sekitar Rp 25 juta.

Sementara terpisah, Fajarman, Kepala BPKAD dikonfirmasi awak media juga menyebutkan angka perubahan.

Jika sebelumnya anggaran terpakai Rp 11 Milyar dan menyusul 3 Milyar, Ia menyebutkan anggaran 800 juta.

Artinya, anggaran susulan itu bukan 3 Milyar, namun Rp 800 juta.

Dikonfirmasi hal ini kembali, Dinamikajambi.com belum mendapatkan jawaban. (Irw)

Sumber:Dinamikajambi.com

Tags

Related Articles

Back to top button
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
>
Close
Close