Kerinci

Warga Keluhkan Tumpukan Sampah dan Bau Menyengat di Desa Pancuran Tiga

Kerincitime.co.id, Berita Kerinci – Tumpukan sampah berserakan serta yang aroma tak sedap begitu menyengat di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di perbatasan Desa Pancuran Tiga Kecamatan Keliling Danau Kabupaten dengan Desa Sandaran Galeh Kecamatan Kumun Debai Kot Saungai Penuh kini dikeluhkan warga.

Pantauan, sejak sejak Senin 14/01/2019 Selasa 15/01/2019 smapah yang menumpuk tidak ada pengambilan dan pembersiahan petugas.

BACA JUGA: https://kerincitime.co.id/kerjasama-dengan-kerinci-dewan-rempah-akan-buat-kayu-manis-kerinci-mendunia.html

BACA JUGA: https://kerincitime.co.id/maulia-lestari-terlibat-kasus-prostitusi-online-ini-kata-juara-puteri-indonesia-2016.html

BACA JUGA: https://kerincitime.co.id/jasad-tergeletak-dengan-kepala-pecah-di-jalan-lintas-sumatera-merangin.html

Akibatnya warga yang bertempat tinggal di sekitar lokasi pembungan sampah tersebut mengeluh karena aromanya yang menyengat. Bukan hanya warga, pengguna jalan pun terganggu oleh bau tak sedap tersebut.

ini, tapi para pengguna jalan juga merasa terganggu, sampah sudah tidak berada di dalam tempatnya malahan sudah berserakan.

Baca juga:  Bantuan Langsung Tunai Desa Jernih Jaya Tidak Tepat Sasaran

Selain masyarakat membuang sampah tidak pada tempatnya, juga karena jumlah sampah yang banyak tidak tertampung di tempat pembuangan.

Pemerintah diminta pindahkan tempat pembuangan sampah tersebut yang jauh dari rumah warga, selain itu pembersihan dan pengambilan sampah diminta setiap hari dan jangan menunggu menumpuk dulu.

BACA JUGA: https://kerincitime.co.id/rencanakan-ada-pertemuan-hafiz-fatih-seferagic-baru-tahu-lucinta-luna-laki-laki.html

BACA JUGA: https://kerincitime.co.id/diduga-banyak-kongkalikong-kepala-bwss-vi-didesak-copot-jabatan-ahmad-victor.html

BACA JUGA: https://kerincitime.co.id/angkut-kayu-melebihi-dokumen-resmi-us-warga-air-hitam-tangkap-polisi.html

“Kami berharap instansi terkait untuk cepat memindahkan tempat pembuangan sampah ini, kami bukan cuman terganggu, bukan bau yang menyengat saja, malahan lalat juga bisa banyak di rumah” ungkap Ardi warga setempat.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci saat ingin di konfirmasi ternyata sedang tidak ada di kantor.

Baca juga:  Mensediar : Jangan Terlalu Euforia Sehingga Melemahkan Upaya Pencegahan Covid-19

Penulis : Ega Roy Ponseka

Tags
[nug_data_corona data="indonesia" provinsi="Jambi" style="card"]

Related Articles

Back to top button
>

Dapatkan Berita Update "KERINCI TIME" Terbaru Setiap Harinya

Close
Close