Cek Endra Bagi-bagi Masker Gratis Untuk Warga Bangko
Kerincitime.co.id, Berita Merangin – Di tengah perang melawan pandemi, Cek Endra kian agresif mengirim relawannya untuk membagikan masker gratis ke warga. Menyemprotkan cairan pembunuh virus ke tempat-tempat ibadah.
Menjorok di bawah tebing dengan gundukan tanah yang berbaris membentuk bukit, orang-orang menyebutnya pasar bawah Bangko. Rumah dinas Bupati Merangin hanya berjarak beberapa meter saja dari pasar rakyat itu.
Sebuah masjid bercat putih bercokol megah di sebuah sudut pasar, persis di belakang kantor Bank 9 Jambi. Warga menyebutnya Masjid Raya Al-Istiqomah Pasar Bawah Bangko.
Sejak langit berselimut Corona, suasana pasar terasa sepi. Pasar hanya dihuni segelintir kuli angkut, penjaja ikan, sayur-mayur, dan beberapa pedagang kain maupun manisan yang membuka rumah tokonya.
Tapi, sedikit berbeda pada Ahad 19 April 2020, kemarin. Pasar bawah itu mendadak ramai. Warga menyemut di sana.
“Mau belanja untuk persiapan puaso bang…,”ujar Ewing, begitu pria itu akrab disapa.
Seakan tak khawatir dengan serbuan Corona, mereka berjibaku di pasar, tanpa menggunakan masker. Tidak juga menjaga jarak. Ada yang mengenakan masker, tapi, bisa dihitung dengan jari, dilansir Jambilink.com media partner Kerincitime.co.id.
“Kami lebih takut mati dak makan daripado Corona…,”seru warga dari tengah kerumunan.
“Masker mahal….mending dipake buat beli cabe..,”bisik warga lainnya.
Menjelang tengah hari, keriuhan di pasar itu pecah. Warga ramai-ramai berkerumun di tepi jalan utama. Mereka yang tengah berkendara mendadak berhenti dan bergegas memarkirkan kendaraannya. Jalanan sedikit macet.
Pedagang dan pembeli tiba-tiba menyatu, mereka tumpah-ruah di jalanan.
Ewing membuang belanjaannya ke sepeda motor. Ia bergegas menuju kerumunan warga, yang tengah berebut mendapatkan masker gratis.
Masker itu berwarna kuning, ada kata HCE di bagian tengahnya.
Aksi bagi-bagi masker gratis itu dimotori Cek Endra, Bupati Sarolangun. Dua organ relawannya, CE Milenial Bangko dan Militan CE Sarolangun, kompak bersatu menyalurkan masker gratis dari sang empunya, Cek Endra.
Di bawah terik panas siang itu, warga menyerbu masker gratis Cek Endra tersebut.
“Bang….bang…minta maskernyo…”pekik warga dengan dialek khas Bangko.
“Minta sikok lagi bang…untuk adek di rumah…”seru warga lain dari tengah kerumunan. Padahal, di tangannya sudah menggenggam masker berwarna kuning Golkar itu.
Seorang ibu muda berlari-lari kecil. Lingkaran hitam di bawah kedua bola matanya sekaligus menandakan ia kurang istirahat.
“Kasih kami bang, duo lembar,”tuturnya bernada halus.
Dalam beberapa menit, masker gratis itu pun ludes. Warga bahagianya bukan kepalang. Di tengah pandemik, justru Bupati Sarolangun hadir menunjukkan kepeduliannya.
Dari tengah pasar, relawan Cek Endra itu beringsut ke Masjid Raya Al Istiqomah. Di sana, mereka menyisir semua sudut ruangan masjid, menyemprotkan cairan pembunuh virus, Disinfektan.
Hendri Saputra, Darmanto, Ustad Kasmer, Muhammad Badri, Abdullah Algofar, Muhammad Sidiq dan Bikel bergerak kompak, kesana-kemari membersihkan tiap sudut masjid.
Sesekali gelak tawa mereka pecah. Anak-anak muda itu tampak bahagia bisa hadir membantu warga.
“Terimakasih banyak atas penyemprotan ini. Semoga pak Cek Endra dan semua relawan selalu sehat. Diberikan kemudahan dalam segala urusannya,” tutur Ustad Yasin, seorang guru ngaji sekaligus pengurus Masjid Raya Pasar Bawah itu.
Nata Wijaya, Ketua Rukun Tetangga komplek itu pun ikut bahagia.
“Semoga bakti sosial ini terus berlanjut. Semoga pak Cek Endra sukses menjadi gubernur…,”ujarnya tanpa ragu-ragu.
Sebelum pamitan, Hendri Saputra, mewakili relawan menitip salam dan pesan dari Cek Endra.
“Seperti arahan dari pak Cek Endra. Kita akan terus melaksanakan bakti sosial dan membantu warga. Semoga Corona segera beralu dari hidup kita,”katanya. (Irw)