Dua Warga Pulau Tengah Hilang Di Danau Kaco

Berita Kerinci, Kerincitime.co.id – Dua warga Desa Telago, Pulau Tengah, Kecamatan Keliling Danau, Kabupaten Kerinci, hilang saat mengunjungi objek wisata danau kaco, yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

lnformasi yang didapat Tribun, dua warga telago ini hilang sejak Rabu (24/12), dan sampai Kamis (25/12) belum kembali kerumahnya. Warga pun langsung melakukan pencarian, namun hingga saat ini belum ditemukan.

Kepala Seksi Wilayah I, Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Agusman, saat dikonfirmasi mengakui adanya pengunjung danau kaco yang hilang. “Identitasnya belum tahu, karena bukan TNKS yang mengelola penjualan karcis di danau kaco,” sebutnya.

Namun demikian, Agusman mengaku sudah mengirimkan petugas Polhut TNKS, untuk membantu melakukan pencarian terhadap korban. “Kabar yang kami dapat, hilangnya sudah dua hari,” kata Agusman.

Kapolres Kerinci, AKBP S Winugroho SIK, melalui Kapolsek Gunung Raya, Ipda Syahrum Mukhlis, saat dikonfirmasi Tribun via telepon, juga mengakui dua warga hilang saat berkunjung ke danau kaco.

” Dua warga yang hilang bernama Candra Ali Putra (25), dan Yusril (14),” sebut Kapolsek. Dia mengaku, Candra berprofesi sebagai petani, sedangkan Yusril berstatus sebagai pelajar MTsN Pulau Tengah.

Kapolsek yang juga berasal dari Pulau Tengah ini, mengaku warga sudah mengadakan pertemuan, dan malam ini juga akan melakukan pencarian ke TKP. “Barusan sudah rapat desa. Malam ini juga pencarian dilakukan,” tegas Syahrum.

Dia mengaku, hilangnya Candra Ali Putra dan Yusril ini, baru diketahui oleh warga. Pasalnya, keduanya diketahui berangkat bersama dengan besannya warga Lolo Gedang. ”Mereka berangkat pukul 9.00 WIB pagi,” ungkapnya.

Sementara itu, informasi yang didapat Tribun, pada Rabu (24/12) kemarin, memang ramai warga yang berkunjung ke danau kaco. ”Pengunjung kemarin memang ramai, bisa saja ada yang hilang,” beber Sumber Tribun.

Danau kaco tambahnya, berada didalam kawasan TNKS, yang jaraknya dengan pemukiman warga sangat jauh. ”Jalan menuju kesana juga sulit dilewati, karena harus melewati hutan TNKS” katanya. (Eja/tribunjambi).

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Berita Terkait By Google News

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful