ADVAdvertorialBisnisGadgetHardwareHOT NEWSInternasionalJambiKerinciKerincitime-TVKualatungkalMeranginMuara BulianOlahragaopiniPariwisata/BudayaPendidikanPilkadaPolitikppipSarolangunSociety 1Sungai PenuhTeknologiUncategorizedWisata

Duhh..!! Diduga Unsur Politik , Bernyanyi Di Dej Convention Hall, Guru Honorer Senior Langsung Di PECAT

Kerincitime.co.id – Berita Sungai Penuh, Viral terkait status sosial media Reti  yang telah mengabdi  selama 17 tahun sebagai guru Honorer di SDN 064 Koto Tanah Kampung harus berhenti memberikan Ilmu dan pengetahuan diduga karena politis.

diketahui bahwa Reti salah satu warga Talang Lindung Kota Sungai Penuh, selain menjadi Guru Honorer, Reti juga memiliki bakat dalam bernyanyi.

bakat tersebut lantas di manfaatkan Reti untuk mencari penghasilan tambahan sampingan untuk menghidupi anak dan keluarganya dengan cara bernyanyi dari panggung ke panggung dan cafe ke cafe.

namun malang tak dapat di elakan, ternyata Reti yang tak tau menau dengan politik yang terjadi di Kota Sungai Penuh harus menanggung akibatnya.

sebab reti salah tempat menjual suara indahnya tersebut. diduga bahwa Reti menjual suaranya di DEJ CONVENTION HALL. yang mana di ketahui bahwa Owner dari DEJ Convention Hall Defitra Eka Jaya merupakan pendukung dari paslon nomor urut 1 Ahmadi Zubir – Alvian Santoni.

Baca juga:  Adab

sedangkan lawan politik dari paslon Nomor urut 1 adalah Fikar-Yos dari nomor urut 2 yang mana fikar merupakan anak dari wali kota Kota Sungai Penuh Aktif Asafri Jaya Bakri hingga saat ini (04/12).

menurut informasi yang di dapatkan kerincitime.co.id di lapangan, bahwa Reti pada tanggal 03/11/2020 sudah datang ke sekolah SDN 064 untuk melakukan proses mengajar, namun Reti yang hanya sebagai guru honorer tiba-tiba di panggil dan di instruksikan untuk berhenti mengajar tampa alasan yang jelas.

berikut screnshot dari media sosial facebook reti yang mengeluhkan atas pemberhentian mengajar beliau di SDN 064.

status demian sontak langsung di tanggapi langsung oleh Owner Dej Convention Hall Defitra Eka Jaya melalui akun media sosialnya .

Saya sebagai owner Dej Convention Hall turut prihatin atas apa yg menimpa saudari Reti Helwah yg dirumahkan setelah 17 tahun mengabdi di SD 064 koto tuo… saudari reti bergabung di band lawas utk mencari tambahan karena honornya tidak mencukupi, karena ada bakat bernyanyi maka Band Lawas merekrut saudari reti utk menjadi salah satu personil band…. tidak ada yg salah dalam hal ini, tapi yg salah dari kacamata politik mungkin dianggap reti bekerja di DEJCH yg ownernya pendukung AZAS… kalau memang ini dasar pertimbangannya maka inilah yg REAL GAYA PREMANISME diterapkan oleh lawan politik.. mengancam dan mengintimidasi tanpa ada unsur santun didalamnya…. Saya pribadi meminta kepada AZAS apabila terpilih nanti, tolong hal ini jangan hal seperti ini jangan dilakukan…. lakukan evaluasi berdasarkan kompentensi dan mempertimbangkan hal teknis lainnya seperti masa kerja dan unsur unsur objektif lainnya… Mari kita lakukan perubahan dikota sungai penuh, kota sungai penuh butuh pemimpin yg mau merangkul dan tidak anti kritik.. kota kecil ini terasa sesak apabila dipimpin oleh pimpinan yg berdarah dingin… seharusnya kota sungai penuh yg dingin dan sejuk ini dipimpin oleh pemimpin yg bisa membawa kehangatan dan keharmonisan antar masyarakat sehingga tercipta suasana yg damai dan kondusif dalam membangun…. SALAM PERSATUAN UNTUK PERUBAHAN

pantauan kerincitme.co.id hingga saat ini, banyak respon netizen yang non respect terhadap tindakan yang di lakukan oleh pemerintahan kota sungai penuh khususnya di dalam pendidikan guru honorer. seolah-olah honorer di Kota Sungai Penuh mendapatkan tekanan untuk kepentingan politik.

Baca juga:  Tenda Resepsi di Jalan Karya Bakti Tutup Penuh Badan Jalan

(ANGGA)

 

Show More
Back to top button
>