Gubernur Jambi Puji PNPM Mandiri Perdesaan

 

pnpmjambi

Kerinci time ,- berita jambi , Gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus (HBA) secara resmi membuka pelatihan penyegaran Fasilitator PNPM Mandiri Perdesaan se-Provinsi Jambi. Pelatihan tersebut dilaksanakan tanggal 31 Agustus hingga 7 September 2014 di Golden Harvest Hotel.

Dihadapan peserta pelatihan, Gubernur pencetus Satu Milyar Satu Kecamatan (Samisake) ini memuji pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan Provinsi Jambi yang dinilainya telah memberikan kontribusi besar sebagai salah satu program pengentasan kemiskinan.

PNPM Mandiri Perdesaan Provinsi Jambi disebutnya telah mendapat pengakuan sebagai salah satu yang terbaik di tingkat Nasional. Hal ini terbukti dengan penganugerahan penghargaan Sikompak Award (penghargaan          tertinggi dalam PNPM Mandiri Perdesaan) selama lima tahun berturut-turut.

“Kita dinilai baik dalam melaksanakan PNPM ini. Kalau perlu saya berharap tidak hanya sebatas lima tahun berturut-turut, kalau perlu bisa sepuluh tahun. Saya sangat memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Fasilitator yang telah mengawal pelaksanaan PNPM,” katanya.

Ia menilai bahwa PNPM Mandiri Perdesaan merupakan program strategis karena menyediakan sarana infrastruktur perdesaan, seperti jalan usaha tani, jembatan, irigasi, PLTMH, infrsatruktur bidang kesehatan, bangunan sekolah, serta bantuan pinjaman dana bergulir.

Apalagi, kata Gubernur, PNPM dilaksanakan secara sinergi dengan berbagai program pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten. “Pengentasan kemiskinan dilakukan dengan berbagai program. Angka kemiskinan di Jambi sudah menunjukkan penurunan yang sangat berarti, dari angka 8,41% pada September 2013 menjadi 7,92 pada Maret 2014,” kata HBA.

Saat ini, kata dia, setidaknya terdapat beberapa program pengentasan kemiskinan sejenis di Provinsi Jambi. Program tersebut adalah Samisake melalui dana APBD Provinsi Jambi serta program di tingkat kabupaten seperti Serjusade di Sarolangun, PDPM di Bungo, PNPM Daerah di Tebo, Gema Desa di Tanjung Jabung Barat, dan Propemas di Merangin.

Sementara itu, Kepala BPMPP Provinsi Jambi Dra. Hj. Eni Harriati dalam laporannya mengungkapkan bahwa pelatihan Fasilitator PNPM Mandiri Perdesaan ini dilakukan dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama diikuti sebanyak 48 orang yang terdiri dari Fasilitator Kecamatan sebanyak 48 orang dan Fasilitator Teknik Kecamatan sebanyak 20 orang.

Sebagai instansi yang menaungi PNPM, kata Kaban, terdapat tiga program yang menjadi tanggung jawab pihaknya. Program tersebut adalah PNPM Mandiri Perdesaan di 9 kabupaten, PNPM Integrasi di 3 kabupaten, serta Program Percepatan Penanggunglangan Kemiskinan Indonesia (MP3KI) di 4 kabupaten. “Seluruh program pengentasan kemiskinan yang berada di bawah BPMPP dilakukan secara integrasi,” katanya lagi.

Kegiatan yang dilaksanakan melalui PNPM merupakan usulan yang diputuskan dalam musyawarah ditingkat desa dan kecamatan. Bahkan sudah dipastikan bahwa usulan tersbut sudah terlebih dahulu tercantum dalam RMPJM Desa.

Selain dalam bentuk sarana dan prasarana, PNPM Mandiri Perdesaan juga mengalokasi kegiatan dana bergulir yang dikhusukan bagi kelompok Simpan Pinjam khusus Perempuan (SPP). Saat ini aset dana bergulir yang telah dikelola PNPM sudah mencapai Rp166 Milyar. (mensediar rusli-iec jambi)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Apa Komentar Anda Tentang Artikel Ini?

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful