HOT NEWS

Polisi Razia Di Sungai Penuh, 1 Motor Bayar Rp. 100 Ribu

Berita Sungai Penuh, Kerincitime.co.id – Razia Polantas di kota sungai Penuh sejak beberapa pekan terakhir mulai meresahkan pengendara.

Betapa tidak setiap kena tangkap oleh polisi lalulintas para pengendara kendaraan bermotor roda dua harus membayar Rp. 100 ribu per motor.

“Saya dari gedung nasional, belok kiri arah pos kota, ternyata ada razia, saya di bawa ke ruang pos kota, kata polisi itu, sidang tanggal 17, kalau tidak mau, saya diminta bayar 100 ribu” ungkap salah seorang pengendara Ena kepada Kerincitime.co.id.

Yang paling sedih kata Ena ada orang yang di tangkap motornya ia sedang bawa obat dan nasi untuk orang tuanya lagi di rumah sakit.

“Duit tidak ada, orang it baru sudah beli obat untuk orang tuanya dirawat di RSU, tapi polisi tidak peduli, kalau saya, malas berdebat, duit ada saya bayar, saya bilang ke polisi-polisi itu, saya akan lapor kamu ambil uang orang” ungkapnya.

Kapolres Kerinci AKBP Sri Winugroho ketika dikonfirmasi mengungkapkan ucapan terima kasih atas informasi yang diberikan, ia berjanji akan cek ke kasat lantas.

“Terimakasih informasinya, saya akan cek ke kasat lantas” kata Kapolres Kerinci AKBP Sri Winugroho kepada Kerincitime.co.id. (cr1)

 

2 Comments

  1. Jangan mau ngasih duit , ikuti saja aturan yang ada kalau salah ya terima dan ikuti sidang bukan nya kiota harus taat hukum, kalau ngasih duit kesalahan kita sudah jadi 2 ya kan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button