Mosi Tak Percaya Merebak, Ketua DPRD Kerinci: Saya Bekerja Sesuai Aturan
Berita KERINCI, Kerincitime.co.id – Terkait adanya isu mosi tak percaya pada pimpinan DPRD, hal ini ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kerinci Arpan Kamil. Pasalnya Ketua DPRD Kerinci ini dinilai tak mampu mengayomi dan merasa tidak puas atas kinerjanya sebagai pimpinan.
“Saya melaksanakan tugas sebagai pimpinan DPRD sudah sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku, kalau ada diluar itu berarti diluar jangkauan saya, karena saya tidak mau bermasalah dengan hukum,” tegasnya kepada Harian Jambi kemarin.
Lanjutnya, kalaulah anggota dewan merasa tidak puas atau menilai tidak berpihak kepada anggota tentu ada alasannya, dan alasanya itu apa?. “Kalau ada yang tidak puas itu sah-saha saja, yang jelas saya bekerja untuk Kerinci dan bisa memperjuangkan aspirasi rakyat,” ungkapnya.
Bahkan dirinya sudah mengingatkan anggota DPRD, untuk tidak boleh memeras SKPD apa lagi bermain proyek, karena secara aturan memang tidak boleh. “Saya sudah ingatkan anggota dewan untuk tidak main proyek, karena tugas dewan adalah pengawasan,” tambahnya.
Sebelumnya beredar isu di kalangan Anggota DPRD Kerinci yang menyebutkan akan ada wacana anggota dewan membuat Mosi Tak Percaya dengan pimpinan dewan. Pasalnya pimpinan dewan dianggap tidak mampu mengayomi dan berpihak kepada anggota dewan sebagai wakil rakyat.
Salah seorang Anggota DPRD Kerinci yang minta namanya tidak disebutkan pada Harian Jambi membenarkan adanya isu yang berkembang dikalangan anggota dewan yang menyebutkan akan ada mosi tak percaya terhadap pimpinan dewan.
“Ya, isunya memang ada saya dengan tapi sampai saat ini belum ada gerakan. Teman mengeluh dengan pimpinan lantaran pinpinan dewan dianggap tidak mangayomi anggotanya dan tidak berpihak pada kepentingan rakyat,”jelasnya.
Ketua Komisi III DPRD Kerinci, Subur Budiman saat ditanya soal adanya isu mosi tak percaya terhadap pimpinan dewan mengaku belum mendapatkan informasinya.
Namun dirinya menyarankan sebagai pimpinan dewan sekaligus sebagai juru bicara dewan harus memihak kepada kepentingan anggota dewan, dan pimpinan juga tidak boleh ragu dalam mengambil keputusan.
“Saya mendengar keluhan teman-teman anggota dewan terhadap pimpinan sudah sejak lama namun kalau soal adanya mosi tidak percaya terhadap pimpinan saya belum mendengar itu,”jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kerinci Elyusnadi, saat dihubungi mengatakan, dirinya tidak tahu informasi tersebut. “Saya tidak tahu, saya selama ini hanya melaksanakan tugas sebagai ketua komisi saja,” ujar Elyusnadi. Harian Jambi
masih ado nge bs di pucayo apo ??