
Kerincitime.co.id, Sungai Penuh – Dana MOS SMK 2 Sungai Penuh diduga sarat dengan masalah, sejumlah LSM mulai membongkar dugaan penyipangan dana MOS di SMK tersebut. Seperti LSM Kobar Kerinci dan LSM Nuansa. Pimpinan LSM Kobar Kerinci Hendri kepada kerincitime.co.id menjelaskan bahwa, pihaknya menemukan dugaan penyipangan dan mark up dana kegiatan MOS di SMK 2 tersebut, hal ini terjadi selama 2 tahun yakni tahun ajaran 2012-2013 dan tahun ajaran 2013-2014. Diterangkannya, seperti pembelian buku panduan MOS dengan harga Rp. 60.000,- buku MOS bukan di buat di percetakan, namun dibuat sendiri, diperkirakan menghabiskan dana Rp.15.000,-. Kemudian dana sumbangan komite dipungut tanpa ada rapat komite, dana osis, paramuka dana itu pun tidak diberikan untuk kegiatan siswa sepenuhnya. “masih banyak lagi yag lainnya, seperti dana pustaka, baju olah raga, baju muslim, LKS, pakaian praktek, sumbangan fisik, kartu siswa, kita masih merampungkan data dan akan kita tindaklanjuti kepihak berwajib” kata Hendri LSM Kobar Kerinci bersama LSM Nuansa Yusuf kepada kerincitime.co.id.
Kepala Sekolah SMK 2 Sungai Penuh Rasidin ketika di konfirmasi melalui Hpnya ternyata tidak aktif.(rori)