Pendidikan

Coaching KKN 2024, IAIN Kerinci Bekali Mahasiswa Pengetahuan Adat

Kerincitime.co.id, Sungai Penuh – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci kembali menggelar kegiatan coaching dan pembekalan untuk mahasiswa yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada tahun 2024. Fokus utama dari pembekalan kali ini adalah pentingnya memahami adat istiadat guna menjaga hubungan baik dengan masyarakat setempat. Kegiatan ini dilangsungkan di aula utama kampus dengan dihadiri oleh para dosen pembimbing, mahasiswa peserta KKN, serta beberapa tokoh adat dan masyarakat setempat.

Rektor IAIN Kerinci, Prof. Dr. H. As’ari, M.Ag., menyampaikan ucapan selamat kepada mahasiswa yang akan memulai kuliah kerja nyata (KKN) pada senin 10 juni yang akan datang “ harapannya kkn kali ini dapat memberikan pengalaman-pengalaman berharga untuk seluruh mahasiswa kita dan dapat melaksanakan visi misi dilapangan dengan baik, memberikan manfaat yang baik untuk masyarakat setempat” ujarnya.

Baca juga:  Rekor Baru! Pendaftar PTKIN IAIN Kerinci Tahun 2024 Meningkat

Menggunakan Pendekatan ABCD atau Asset Based Community Development adalah metode yang berfokus pada kekuatan dan potensi yang dimiliki oleh komunitas, bukan pada kekurangan atau kebutuhan. Dengan pendekatan ini, mahasiswa diharapkan dapat mengidentifikasi dan memanfaatkan sumber daya yang ada di desa untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Kegiatan coaching dan pembekalan ini berlangsung selama tiga hari, dengan materi yang mencakup pengenalan dan pelatihan teknis pendekatan ABCD, strategi pendampingan masyarakat berbasis aset, serta etika dan tanggung jawab dalam memahami adat istiadat lokal. Para mahasiswa juga diberikan simulasi langsung tentang bagaimana mengidentifikasi dan memanfaatkan aset-aset komunitas dalam konteks KKN.

Dengan pelaksanaan coaching dan pembekalan berbasis pemberdayaan masyarakat dan pendekatan ABCD ini, IAIN Kerinci berharap program KKN tahun 2024 dapat berjalan dengan sukses dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat desa, serta memperkuat hubungan harmonis antara mahasiswa dan masyarakat setempat. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button