Jasad Hakim Ditemukan

BANGKO -Hakim (6) siswa kelas satu SD N 40 Mampun Kecamatan Tabir yang terseret arus Sungai Tabir Senin lalu akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa di salah satu anak sungai Tabir, Selasa (29/10) pukul 11.30 WIB kemarin.
Jasad Hakim ditemukan oleh Abbas (32) warga Desa setempat di anak Sungai Batang Bedah Desa Mampun sekitar 2 Km dari lokasi korban terseret arus sungai.
Informasi yang didapat, penemuan jasad korban bermula saat, Abbas bersama Tim SAR dan warga lainnya menyisir sepanjang sungai Tabir hingga masuk kedalam anak Sungai Batang Bedah.
Kemudian Abbas melihat korban dalam posisi terlentang tersangkut di batang pohon, selanjutnya mereka mengevaluasi jasad tersebut untuk dibawa ke rumah duka agar disemayamkan.
“Posisi jasadnya terlentang, dan tersangkut di ranting pepohonan, saya langsung berteriak memanggil yang lain, untuk mengevakuasi jasadnya kerumah duka,” ungkap Abbas yang berhasil dibincangi Koran ini.
Pantauan koran ini dirumah duka, Ayah korban histeris saat melihat putranya sudah tidak bernyawa, ia tak menyangka, anak kesayangannya harus tewas dengan cara seperti itu. beberapa keluarga lain larut dalam kesedihan ketika melihat bocah yang terkenal periang tersebut telah tiada.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Merangin Makmur melalui Kasi Tanggap Darurat Afrizal kepada Koran ini membenarkan penemuan jasad korban, dan mengatakan bahwa pencarian sempat tertunda karena hujan deras yang mengguyur di Desa Mampun.
“Pencarian kami lanjutkan pada paginya, beruntung dapat ditemukan, lokasi penemuannya berjarak sekitar 2 km dari lokasi awal korban terjatuh,” ungkap Afrizal.
Kapolres Merangin AKBP Satria Yusada melalui Kapolsek Tabir Iptu Teuku F Kennedy ketika dikonfirmasi Koran ini mengatakan bahwa dengan kejadian yang sudah terjadi dua kali dalam dua hari terakhir ini, ia menghimbau masyarakat agar selalu berhati-hati jika kesungai, mengingat air sungai yang deras dan dalam seperti sekarang.
“Selalu berhati-hati, ingat kejadian ini sudah dua kali dalam dua hari terakhir, jadi tetap waspada,” ungkap Kennedy.
Seperti diberitakan sebelumnya, Hakim terseret arus sungai Tabir saat bermain bersama dua orang temannya di pinggir sungai, sekitar pukul 10.00 WIB Senin lalu. mendapatkan kabar tersebut, puluhan warga dan Tim SAR langsung melakukan pencarian korban, dan akhirnya ditemukan setelah melakukan pencarian selama 25 jam. (cr11/rzk)