Setelah Potong Alat Vitalnya, Rahman Warga Kumpeh Ulu Bacok Pedagang Sayur

Rahman saat diamankan warga. (Romi/brito.id)

Kerincitime.co.id, Berita Muaro Jambi – Pelaku pembacokan di Desa Sumberjaya, Kecamatan Kumpeh Ulu akhirnya tertangkap. Pelaku diketahui bernama Rahman bin Ramli (25) Warga RT 01 desa setempat.

Sebelum membacok Tati (36) hingga tewas, pelaku sempat mencoba bunuh diri dengan memotong alat vitalnya.

“Iya benar pelaku saat ini sudah diamankan. Pelaku atas nama Rahman saat ini di Rumah Sakit Bhayangkara,” papar Kapolres Muarojambi AKBP Mardiono Senin (9/9/19) sore saat press release di Mapolres Muarojambi.

Diceritakan Kapolres, kronologis peristiwa penganiayaan dengan pemberatan tersebut terjadi di dua TKP.

TKP pertama di belakang rumah Ramli orang tua pelaku. Saat itu Ramli orang tua korban memberitahu saksi Radian kalau Rahman anaknya hendak bunuh diri dilansir brito.id media partner kerincitime.co.id.

Sesampai di rumah Ramli, mereka tak menemui Rahman. Selang berapa lama, Rahman muncul dari samping rumah dengan keadaan hanya mengenakan singlet tanpa memakai celana. Saat itu, keadaan Rahman sudah berlumur darah di bagian paha dekat alat vitalnya dan juga membekal sebilah parang.

“Selanjutnya datang Karim dan mencoba menenangkan Rahman namun pelaku langsung emosi dan berusaha membacok Karim,” cerita Kapolres.

Akibat bacokan senjata tajam oleh pelaku, Karim mengalami luka parah di bagian leher dan telinga sebelah kiri.

“Anehnya sambil membacok Karim si pelaku berteriak dan bilang ‘aku ini Dajjal’. Saksi dan korban Karim pun langsung melarikan diri dari TKP untuk meminta pertolongan,” kata Kapolres.

Tak lama setelah kejadian tersebut, pelaku langsung keluar ke jalan raya. Seorang saksi bernama Yanto melihat pelaku memberhentikan kendaraan bermotor yang dikendarai Tatik yang tengah berjualan sayur keliling.

“Korban Tatik ini jatuh dari motornya karena diberhentikan mendadak oleh pelaku. Melihat korban jatuh pelaku langsung membacok kepala korban sebanyak dua kali yang mengakibatkan korban meninggal. Setelahnya pelaku langsung kabur ke perkebunan di belakang rumahnya,” tutur Mardiono.

Aparat kepolisian bersama masyarakat langsung berusaha amankan pelaku. Saat hendak diamankan pelaku coba melemparkan parang ke personil namun tidak kena. Meski sempat diamuk massa pelaku berhasil diamankan dengan beberapa luka di kepala dan tangan.

“Nah di TKP pertama di belakang rumah pelaku polisi temukan potongan alat vital yang diduga milik pelaku. Saat ini korban atas nama Tatik berada di RSUD Raden Mattaher untuk dilakukan autopsi. Sementara pelaku dan korban atas nama Karim saat ini masih ditangani secara medis di RS Bhayangkara,” tutup Kapolres. (red)

 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Berita Terkait By Google News

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful